
| Senin, 25 November 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Kartu Ucapan Masih Diminatihttp://www.ma@f.com, selamat datang di situs nurani untuk mengakses silaturahmi di hari kemenangan ini, password: ''keikhlasan hati''. Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin. DEMIKIAN bunyi tulisan dalam sebuah kartu Lebaran yang menyembul di antara ratusan kartu lainnya. Sekelompok remaja terlihat mengaduk-aduk tumpukan kartu ucapan di salah satu toko buku di pusat perbelanjaan di kawasan Simpanglima. Salah seorang di antara mereka tertarik dengan corak tulisan website yang diplesetkan tersebut. ''Wah ini bagus,'' katanya, sambil menarik kartu berwarna kuning kunyit, biru, hijau muda dan merah itu. Ya, kreasi kartu ucapan Lebaran kini memang makin bervariasi. Seiring dengan kemajuan zaman, kata-kata yang dicetak pun kini tak sekadar ucapan klasik: ''Selamat Hari Raya'' atau ''Mengucapkan Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin.'' Berbagai kata-kata menarik dan lucu namun sarat makna itu, tetap mampu mewakili isi hati terdalam untuk saling memaafkan salah dan khilaf di hari fitri. Masyarakat dapat memilih aneka kartu sesuai isi hati atau kepada siapa kartu itu akan dikirimkan. Apakah kepada sanak kerabat, teman, sahabat, kekasih hati atau orang yang dianggap ''musuh'' sekalipun. Lama Tak Bertemu Sebuah kartu ucapan sekalipun lembaran kertas bergambar sederhana, tetap sangat berharga dan dinantikan oleh seseorang. ''Saya sudah lama tidak bertemu teman lama. Sekarang sama-sama sibuk. Dia juga tinggal di luar kota, jadi untuk saling mengunjungi kayaknya sudah tidak mungkin,'' kata Ny Restu (40) yang mengaku tinggal di kawasan Semarang atas. Wanita yang bekerja di instansi pemerintah tersebut memborong beberapa kartu bergambar lampu minyak (senthir) dan ketupat lengkap dengan tenggok dan janur yang menjuntai. Selain untuk sahabat lama, dia juga wajib mengirim kartu ucapan Lebaran kepada kerabat dan handai taulan yang ada di berbagai kota. Motif klasik seperti gambar masjid, memang masih juga disukai kalangan tua. Hal yang senada juga diakui para mahasiswi Magister Ilmu Hukum Undip. Sebuah counter sederhana khusus jualan kartu lebaran ada di depan gedung pascasarjana itu. Mereka, usai kuliah menyempatkan diri untuk melihat-lihat kartu. Beberapa kartu dengan kalimat puitis dan romantis menarik minat mereka.
''Kalau buat kekasih ya milih kartu yang romantis dan punya makna dalam,'' kata Anti. Meskipun sering mesra, namun diakui dalam menjalani masa pacaran tak jarang timbul juga perselisihan dan pertengkaran. ''Yang namanya penjajagan kan tidak lepas juga dari perselisihan. Saat Idul Fitri begini semua salah dan khilaf saling dilebur dan hubungan istimewa ini semoga menjadi lebih baik,'' harap gadis yang memilih kartu ucapan warna hijau lembut bergambar kupu-kupu untuk kekasih hatinya itu. Dalam memberikan ucapan Lebaran memang tidak melulu harus dengan kartu lebaran, karena beberapa kalangan kini lebih memilih SMS atau pesan singkat lewat ponsel untuk menyampaikan ucapan selamat. ''Praktis dan tidak perlu repot ke toko atau kantor pos untuk beli dan mengirim kartu lebaran,'' tutur Dedi (30), karyawan swasta. Penurunan jumlah pembeli kartu lebaran diakui beberapa penjual kartu. Di beberapa toko buku dan swalayan, tumpukan kartu di rak-rak besar juga tidak banyak disesaki calon pembeli. Pemandangan itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. ''Mungkin banyak yang ngirim ucapan dengan SMS, jadi pembeli kartu juga turun,'' kata Budi Santoso (19) yang membuka counter di depan gedung pascasarjana Undip. Dalam sehari, dia biasa menjual 10-20 kartu. Untuk pembeli yang membeli satu dosin (isi 12 kartu) mendapat bonus satu kalender tahun 2003. Harga kartu lebaran yang dijual juga relatif murah mulai dari Rp 300 hingga Rp 3.000. Pedagang kartu lebaran dadakan yang biasanya mrema untuk mendapatkan keuntungan lumayan setiap menjelang Lebaran, sepertinya tahun ini harus nrima. Ya, keuntungan penjualan kartu yang biasanya mereka dapatkan kini turun drastis karena masyarakat semakin banyak memilih SMS. Saingan lain kartu ucapan konvensional adalah pengiriman ucapan lewat internet baik itu melalui fasilitas chatting maupun e-mail. Bahkan beberapa situs seperti Yahoo! menawarkan kartu ucapan dengan aneka pilihan desain melalui Yahoo! Greetings. Di sana ditawarkan berbagai ucapan selamat mulai dari ulang tahun sampai hari raya agama-agama besar. Ucapan selamat yang banyak ditawarkan saat ini, misalnya Ramadan, Lebaran, Natal, Thanksgiving, dan Tahun Baru. Tentu saja, pengirim maupun penerima kartu virtual itu telah memiliki alamat e-mail sehingga hanya kalangan tertentu yang melek internet saja yang dapat memanfaatkannya.(Arswinda Ayu R, Asep BS-71) |