logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 25 November 2002 Jawa Tengah - Pantura  
Line

209 Peserta Tes Dinyatakan Lolos

TEGAL- Pemkot Tegal, Sabtu (23/11), mengumumkan bahwa 209 pelamar yang mengikuti tes CPNS pada Kamis (14/11) lalu lolos untuk mengikuti tahap penyaringan berikut yang akan dilaksanakan pada Selasa besok hingga Rabu.

Sebagai catatan, jumlah pelamar yang memasukkan surat lamaran ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) 5.087 surat. Dari surat lamaran sebesar itu, yang memenuhi syarat dan berhak mengikuti tes tertulis 2.289 pelamar.

Panitia seleksi penerimaan yang diketuai Kepala BKD Dra Suliestyaningsih dengan dibantu tim dari Pemprov Jateng dan Undip Semarang yang menyeleksi dan mengoreksi hasil tes pelamar menetapkan 209 peserta tes lolos ke tahap penyaringan berikut.

Sekota H Rahardjo SH selaku Panitia Pengarah Penerimaan CPNS mengemukakan, peserta tes yang dinyatakan lolos akan menjalani tes wawancara pada Selasa (26/11) dan Rabu (27/11). Penanganan tes tersebut akan dilakukan oleh panitia di tingkat daerah.

''Pada awal 29 November sudah dapat diumumkan jumlah peserta tes yang akan diterima menjadi CPNS Pemkot Tegal. Kemudian pada 1 Desember, SK Pengangkatannya diusahakan segera bisa turun,'' papar H Rahardjo SH didampingi Kepala BKD Drs Suliestyaningsih.

Tahun Depan

Menyinggung soal ketidakterisian formasi untuk tujuh tenaga perawat, Rahardjo mengemukakan, akan dilakukan tes serupa tahun depan. Dengan catatan, beberapa persyaratan yang dinilai mengganjal pelamar diperkirakan akan diperlunak.

Sebagai contoh, gugurnya pelamar untuk mengisi formasi perawat tahun ini adalah pada indeks prestasi (IP) yang terlalu tinggi sebagai syarat lamaran.

Panitia penerimaan mematok IP untuk lulusan perguruan tinggi negeri 2,5 dan swasta 2,75. Pada sisi lain, banyak perawat yang berstatus honorer atau tenaga harian lepas (THL) yang mengantongi IP di bawah standar itu.

''Ya pada seleksi penerimaan tahun depan, kondisi demikian akan dipertimbangkan oleh panitia. Dengan harapan, perawat yang masih magang, jika memiliki IP di bawah ketentuan dan dapat bekerja secara baik, akan mendapat prioritas mengikuti tes CPNS. Itu memang tergantung pada kebijakan seleksi tahun depan,'' ungkap H Rahardjo SH.

Sementara itu sejauh pantauan Suara Merdeka, saat pengumumnan tes CPNS belum ada reaksi atau komplain peserta. Demikian pula soal bakal muncul protes dari guru SD DII PGSD yang dikhawatirkan panitia juga belum terlihat. BKD yang dimintai konfirmasi soal perincian jumlah peserta tes yang dinyatakan lolos dari tiap-tiap formasi yang dibutuhkan, hingga kini belum keberatan memberikan data. (D12-17j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA