logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 25 November 2002 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Tanggul Kritis, Ribuan Warga Terancam Banjir

BANYUMAS- Ribuan masyarakat Kecamatan Tambak dan Sumpiuh, Banyumas harus meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi ancaman banjir dari luapan Sungai Ijo. Terutama warga di Desa Prembun, Buniayu (Tambak), Nusadadi dan Karanggedang (Sumpiuh).

Meski desa-desa itu dikenal sebagai daerah langganan banjir, masyarakat justru harus ekstra hati-hati. Dikhawatirkan, pada musim hujan kali ini bencana banjir akan lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kecemasan ini bukannya tanpa alasan. Salah satu penyebabnya, antara lain tanggul Sungai Ijo sepanjang 443 meter dalam keadaan kritis. Di antaranya, tanggul kritis sepanjang 90 meter melewati Desa Prembun, dan sepanjang 353 meter terjadi di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak. Jika sewaktu-waktu tanggul dadal, maka banjir besar melanda desa tersebut.

Selain tanggul kritis, penyempitan Sungai Ijo sepanjang 1.500 meter di Desa Nusadadi mengancam ribuan warga desa dan beberapa desa di sekitarnya. Menyempitnya Sungai Ijo mengakibatkan air sungai meluap.

Kepala Seksi Pengendalian dan Pengamanan Banjir, Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Serayu-Citanduy, Ir Sudirman ME, kemarin membenarkan adanya tanggul kritis itu. Akibatnya, warga di dua kecamatan itu terancam banjir kembali seperti tahun kemarin.

Dijelaskan, BPSDA tetap mengantisipasi datangnya banjir pada musim hujan ini. Tahun 2002 ini, BPSDA Serayu-Citanduy menyiapkan 12.900 karung plastik dan 3,7 kawat bronjong. (G17-68)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA