
| Senin, 25 November 2002 | Jawa Tengah - Muria |
Seorang Tahanan Nyaris Bunuh Diri
BLORA- Sudarno (30) warga Dusun Goito, Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Sabtu (23/11) lalu sekitar pukul 13.00 membuat panik sejumlah aparat Rutan Blora. Pasalnya, laki-laki yang sudah 15 hari ditahan Polres Blora karena kasus pencurian sejumlah uang di desanya berusaha bunuh diri dengan menggunakan gunting. "Tidak hanya itu, Sudarno yang masih berstatus tahanan Polres namun dititipkan di LP Blora itu, dalam upaya bunuh diri juga membentur-benturkan kepalanya di tembok dalam sel," tutur salah seorang anggota Tim URC Polres Blora kepada Suara Merdeka, kemarin. Dia mengemukakan, beruntung upaya bunuh diri tersangka yang dititipkan ke LP sejak Jumat (22/11) lalu itu segera diketahui aparat sehingga tidak sampai menimbulkan kematian. Meski demikian, kepala Sudarno robek beberapa sentimeter sehingga segera dilarikan ke RSU Blora dan mendapat beberapa jahitan. "Hingga kini tersangka yang berupaya bunuh diri itu masih dirawat di RSU Blora di ruang Anyelir, kalau tidak salah." Saat ditemui di RSU Blora, tampak Sudarno terbaring di sebuah ruangan dengan jarum infus di tangannya. Beberapa jahitan ada di kepala sebelah kiri. "Ya sudah agak lumayan," ucap bapak dua anak itu. Diborgol Dengan didampingi sejumlah anggota keluarga yang kemarin menjenguknya, Sudarno yang diborgol tangannya mengaku perbuatan nekatnya itu lantaran dia dituduh oleh sesama penghuni LP telah membacok orang. "Saya dituduh telah membacok orang. Berkali-kali selalu ditanya berapa kali membacok. Saya bingung dan ingin mengakhiri hidup." Pengakuan Sudarno itu juga dibenarkan oleh beberapa anggota keluarganya, "Inggih anak kula niku bingung wong dituduh sing mboten bukti. Tapi wau sampun kula kandhani supados sabar lan nrimo (Ya anak saya itu itu bingung, dituduh yang tidak ada bukti. Namun tadi sudah saya nasihati agar sabar dan menerima)," ujar Ny Sri, Ibu Sudarno. Kasatserse AKP Djoko Cahyono saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya seorang tahanan yang berupaya bunuh diri di dalam LP. "Memang benar. Penyebabnya kemungkinan dia takut dengan teror teman-temannya." Sementara itu Kaurbinops Satserse Ipda Subardo saat dihubungi menjelaskan, tersangka Sudarno ditahan lantaran terlibat kasus pencurian uang Rp 1,2 juta disertai perusakan pada Oktober lalu. Korbannya adalah Ny Saminem, warga Dusun Goito, Desa Mendenrejo. "Karena kesehatannya sudah baik, besok pagi (hari ini -Red) akan kami tarik ke Polres untuk selanjutnya segera dilimpahkan ke kejaksaan," papar Subardo.(ud-78j) |