
| Senin, 18 November 2002 | Ekonomi |
2003, Telkomsel Siapkan 10 Juta JaringanSEMARANG-Tahun 2003 PT Telkomsel menargetkan dapat meningkatkan kapasitas jaringannya hingga mencapai 10 juta satuan sambungan telepon (sst). Untuk mewujudkan target tersebut, pihaknya telah mempersiapkan investasi sebesar Rp 5,33 triliun. Demikian disampaikan Direktur Niaga Wuryanto Suraji. Menurutnya, semua itu dipersiapkanya dalam upaya mengantisipasi makin ketatnya persaingan bisnis seluler tahun depan. ''Peningkatan kapasitas jaringan ini, merupakan bagian dari investasi yang sudah rencanakan dalam tiga tahun terakhir sejak 2001, dengan total investasi Rp 16 triliun,'' jelasnya didampingi General Manager Sales & Customer Service Regional V Jateng dan DIY Agus Witjaksono di sela peresmian kantor Telkomsel Regional V Jateng dan DIY di Hotel Patra Jasa, akhir pekan. Namun berapa besar target pelanggan yang akan dijaringnya tahun 2003, dengan gesit ia mengela. ''Pokoknya kami akan menyiapkan jaringan untuk kapasitas 10 juta pelanggan. Namun berapa banyak pelanggan yang bisa terjaring, kita lihat berapa besar kebutuhan pasar yang masih ada.'' Namun demikian, ia tetap optimistis, apabila tahun 2003 pasar seluler masih tetap tinggi. Bagaimanapun juga kebutuhan pasar masing sangat besar, apalagi dengan makin melebarnya segmen pasar yang bisa dituju. ''Caranya dengan terus menurunkan harga jual produk, sehingga bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat,'' jelasnya. Sementara saat ini, kata dia, pelanggan Telkomsel sendiri sudah mencpai lebih dari 5,4 juta pelanggan. ''Akhir tahun kami targetkan bisa mencapai 6 juta pelanggan.'' Ditanya mengenai kemungkinan adanya bebas roaming untuk pelanggan simPATI atau kartuHALO, Wuryanto menegaskan, hingga saat ini belum ada rencana ke arah sana. Alasanya, tidak semua pelanggan simPATI adalah orang-orang yang sering melakukan perjalanan jauh. ''Selain itu, jaringan kami ada hampir di seluruh wilayah Indonesia, jadi jika diterapkan bebas roaming biaya yang harus kami tanggung akan besar,'' jelasnya. Karena itu, jelas Wuryanto, pihaknya justru akan memperkuat jaringan di kantong-kantong atau daerah yang potensial dengan harapan dapat dimanfaatkan maksimal oleh pelanggan di sekitar coverage area. Dengan tujuan revenue yang diperoleh makin besar. Sementara itu, Agus Witjaksono mengatakan, dengan pembukaan kembali kantor Regional V di Jateng dan DIY diharapkan Telkomsel bisa lebih tajam dalam melakukan penetrasi pasar di wilayahnya. Sebab wilayah ini dinilai potensial, namun selama ini belum tergarap secara serius. ''Pelanggan kami di Jateng dan DIY saat ini mencapai 450.000 pelanggan dan tahun depan ditargetkan 1 juta pelanggan.''(G2-69) |