
| Senin, 18 November 2002 | Ekonomi |
Grameen Trust Salurkan 1 Juta DolarSEMARANG-Citibank melalui Grameen Trust, sebuah lembaga keuangan di Bangladesh, akan terus menyalurkan dana pinjaman nonkomersial bagi para pengusaha kecil, mikro, dan menengah di Indonesia. "Dana yang sudah disalurkan dari program yang sudah berjalan sejak 1998 itu 300 ribu dolar AS," kata Ditta Amahorseya, Corporate Affairs Head Citibank, Sabtu lalu. Menurut dia, pinjaman itu diberikan kepada lima negara berkembang di Asia, salah satunya Indonesia. Total dana bantuan yang dialokasikan 5 juta dolar AS dan tiap negara menerima 1 juta dolar AS. Di Indonesia, lanjut dia, penyaluran dana bantuan pinjaman itu dilakukan bekerja sama dengan LSM di tiap wilayah. Penerimanya diprioritaskan wanita dan usaha kecil, misalnya pedagang, peternak, dan petani. Kredit yang diberikan, kata dia, mulai Rp 150.000 sampai Rp 1,5 juta/orang, bergantung pada kondisi dan kebutuhan usahanya. Grameen Trust menetapkan bunga bagi LSM 2,5%/bulan, sedangkan dari LSM kepada kelompok penerima bunganya diserahkan penuh kepada LSM yang bersangkutan. "Program itu ternyata sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya lapisan menengah ke bawah. Di Solo sudah disalurkan 45.000 dolar AS dan sebagian besar untuk pedagang kecil di pasar," jelasnya. Tanggung Renteng Program pemberian kredit itu berbeda dari model yang ada di Indonesia selama ini. Lewat pendekatan ala Grameen Trust, anggota kelompok penerima bisa saling memberi dukungan atau tanggung renteng, sehingga dana yang disalurkan bisa lebih optimal. "Cara itu sangat efektif. Terbukti pada tingkat pengembaliannya yang mencapai 98,5%," paparnya. Dana tersebut, menurut dia, diputar lagi untuk diberikan anggota masyarakat lain yang berhak menerima. Sebab, dana itu pada dasarnya adalah grant atau hibah sebagai salah satu bagian program Citibank Peka (Peduli dan Berkarya). "Jadi, itu bukan dana pinjaman komersial yang harus dikembalikan ke Citibank," tegasnya. Program-program Citibank Peka, jelas dia, menekankan pada pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat kurang mampu. Fokusnya pada dua bidang, yaitu pendidikan dan pengembangan masyarakat. Program itu antara lain diwujudkan dalam bentuk kemitraan pendidikan tingkat universitas dengan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI). Dalam kerja sama itu 14 manajer senior Citibank menjadi pengajar mata kuliah Manajemen Perbankan pada semester gasal. (G2-53k) |