logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 18 November 2002 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Awas Jalan Gelap dan Sempit

PEMALANG - Pemudik yang akan melewati Pemalang harus hati-hati terhadap anatomi jalur pantura di daerah itu. Meski relatif halus, jalannya sempit dan kurang penerangan sehingga gelap dan rawan kecelakaan.

Kapolres AKBP Drs Denny Iswoko lewat Kasatlantas AKP Nurwitomo mengatakan, selain kedua faktor itu, pada jalur tersebut terdapat penyempitan jalan akibat perbaikan jembatan, beberapa titik keramaian, dan pasar tumpah.

''Kami mengimbau para pengemudi kendaraan, baik roda empat maupun sepeda motor, berhati-hati agar selamat sampai di rumah,'' katanya, kemarin.

Jalur pantura Pemalang sepanjang sekitar 30 kilometer dari jembatan Lawangrejo hingga jembatan Ulujami memiliki karakteristik. Tempat-tempat rawan kecelakaan dan macet berada di jalur lingkar utara, Widodaren Petarukan, dan simpang tiga Comal.

Pasar tumpah berada di Pasar Pagi, Pasar Beji, Taman, dan Pasar Randudongkal. Di tempat-tempat itu tidak jarang terjadi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi telah menyiapkan jalur alternatif sepanjang 40 kilometer. Jalur tersebut dibagi dua bagian, di selatan dan utara jalur pantura. Kendaraan dari barat melewati jalur alternatif bagian utara, sedangkan kendaraan dari timur lewat selatan.

Jalur alternatif untuk kendaraan dari barat dimulai dari pertigan Petarukan belok ke utara menuju Desa Kendaldoyong, Sidokare, Jatirejo, dan Comal. Panjang jalur 20 kilometer. Jalan sempit yakni selebar enam meter, berada daerah permukiman, dan terdapat banyak pengendara sepeda.

Jalur alternatif untuk kendaraan dari timur dimulai dari Ujunggede belok ke selatan menuju Desa Blimbing, Kendalsari, Sukowangi, Banjardawa, Sirandu dengan jarak tempuh sama, 20 kilometer.

Kantong Parkir

Bagi kendaraan barang, petugas telah menyediakan kantong parkir. Yaitu di Sirangkang Petarukan, Ampelgading, dan RM Luas Indah Lawangrejo. Dalam pengamanan arus Lebaran, Polres mendapat bantuan enam unit sepeda motor dan satu mobil dari Kapolri.

Tahun ini petugas tidak membagikan brosur kepada pemudik. Namun memasang 100 spanduk yang berisi imbauan dan arahan jalur yang benar. Selain itu, menyiagakan petugas di pos-pos yang sudah ditentukan. (sf-20c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA