
| Senin, 18 November 2002 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Magelang dan Kebumen "Reformis"BOROBUDUR- Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah menilai, program-program pemerintah Kabupaten Magelang, reformis dan berpihak pada rakyat miskin. Atas dasar hasil penilaian komite itu, Pemerintah Pusat memasukkan Kabupaten Magelang dalam program Prakarsa Pembaharuan Tata Pemerintah Daerah (P2TPD) yang diikuti 21 kabupaten Se-Indonesia. Dari Jateng hanya ada dua kabupaten yang dijadikan peserta P2TPD, yakni Kabupaten Magelang dan Kebumen, kata Kabag Humas Pemkab Magelang, Sih Wijadi BA, baru-baru ini. Program itu melibatkan Bappenas, Depdagri, Depkeu, dan Bank Dunia. Menurut dia, Bank Dunia akan memberikan bantuan pengentasan kemiskinan. Besarnya bantuan yang akan diberikan tergantung pada program-program yang diajukan Pemkab Magelang. Untuk keperluan penyusunan program itu, Sekretariat P2TPD menempatkan seorang fasilitator di Kantor Bappeda Kabupaten Magelang sejak Oktober sampai Juni 2003. Tugasnya mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan. Tim Pelaksana Program Pengentasan kemiskinan dipantau Tim Pendamping. Sedangkan Tim Pendamping dipantau Komite Pengentasan Kemiskinan. (pr-74) |