logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 18 November 2002 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Bos Nirmala dan Ponco Diyono Sebaiknya Islah

SLAWI - Puluhan anggota Komunitas Roti Bakar (KRB) Dian Gendut di pojok Alun-alun Kota Tegal, Sabtu malam, kembali dikejutkan oleh pernyataan dalang Ki Enthus Susmono. Dalam pernyataan itu, Enthus menyoroti dua ''gajah'' yang sedang bertarung. Yakni bos Toko Nirmala, Hartono Santoso dengan Ponco Diyono. Dia meminta keduanya islah dan dia berjanji akan mengislahkan keduanya di atas pentas silaturahmi warga di Alun-alun Kota Tegal. Pergelaran itu disponsori Gubernur Jateng.

Sejumlah tokoh seperti Sujatmiko SH (hakim), Andi Gendut, Drs Atmo Tak Sidik, dan Rachman terpana oleh pernyataan dalang di luar konteks pengajian Ramadan itu.

Enthus memang menghargai hak hukum keduanya yang saling berperkara di pengadilan. Namun di luar itu, dia mendapat kesan beberapa kantor dan kelompok terlihat pecah. Antarkaryawan saling curiga. Kantor pegawainya terkotak-kotak, di antaranya Polres, pengadilan, Subdin Pengairan, organisasi kepemudaan, dan pers.

''Saya tidak intervensi. Kuanya juga berhak melakukan upaya hukum. Saya juga mendengar kabar, percuma keduanya diimbau untuk damai, karena itu menyangkut gengsi. Namun saya tetap akan berupaya agar keduanya islah. Sebab, perdamaian adalah hal yang paling mulia di mata Tuhan. Uang untuk berperkara bisa dijadikan modal demi kemakmuran masyarakat,'' ujarnya.

Menurut Enthus, berkaitan dengan perselisihan yang sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Slawi ini, Ponco atau akrab dipanggil Aki memang tidak terlibat perseteruan hukum secara langsung. Sebab, yang berhadapan adalah Hartono dan pengacaranya Joko Santoso SH melawan Purwanto. Namun di luar persidangan muncul isu, Ponco melibatkan diri karena saudara Purwanto. ''Kalau Aki mau islah, saya akan mendukung dia menjadi calon Wali Kota Tegal,'' ujarnya serius.

Enthus menegaskan, dia mencalonkan Aki menjadi wali kota bukan basa-basi. Pertimbangannya, dia tokoh populer yang banyak memberikan sedakah kepada beberapa pihak dan organisasi. ''Nah, kalau dia bisa membuat warga Tegal makmur, kenapa tidak kita ajukan. Toh orang lain hanya berterori,'' ungkapnya.

Dalam acara Ngumpulna Balung Pisah itu, kata Enthus, dia juga akan berusaha mengislahkan beberapa pihak yang bersengketa. Misalnya penyanyi pelo Lanang Setiawan dengan Nurngudiono. Enthus kemungkinan akan dimainkan di 10 kota oleh Gubernur dalam acara setelah Lebaran dengan tema ''Tega Larane Ora Tega Warase, Tega Warase Ora Tega Patine''. (aj-20c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA