logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 16 November 2002 Berita Utama  
Line

Bambang Bantah Terkait Pemecatan dr Tri Waluyo

SEMARANG-Sekretaris Komisi IX DPR-RI Bambang Pranoto MM Mk membantah dirinya terkait dengan kasus pemecatan Ketua DPRD Banyumas dr Tri Waluyo Basuki dari keanggotaan PDI-P. Dia juga menyangkal telah menghubungi Ketua DPC PDI-P Banyumas Herman untuk menanggapi pendaftaran kembali dr Tri sebagai anggota PDI-P Banyumas melalui Ranting Kranji dan diperkuat Ketua PAC Purwokerto Timur Isnaeni.

"Saya perlu melakukan klarifikasi pernyataan Herman di Suara Merdeka Rabu (13/11). Bahwa saya tidak pernah bertemu apalagi menelepon Herman. Nomor teleponnya saja tidak tahu," kata Bambang yang menghubungi Suara Merdeka dari Kendari, Sulawesi Selatan.

Lebih jauh Bambang menyatakan tidak tahu-menahu tentang hal-hal yang berkaitan dengan keputusan partai. Terutama dalam kasus pemecatan dr Tri Waluyo Basuki. Sebab, dirinya bukan pengurus DPP PDI-P. "Jadi apa yang diucapkan Herman di Suara Merdeka sama sekali tidak benar."

Seperti diberitakan (13/11), kasus pemecatan dr Tri Waluyo Basuki dari keanggotaan PDI-P terhitung sejak 1 November 2002 menjadi perdebatan hangat di kalangan kader dan pengurus partai berlambang kepala banteng mencereng dalam lingkaran Kebumen. Terutama adalah pernyataan dr Tri yang menyatakan dirinya sudah menjadi anggota PDI-P lagi.

Pernyataan dr Tri itu, menurut Ketua DPC PDI-P Banyumas Herman, sudah ditanggapi oleh salah seorang pengurus DPP Bambang Pranoto. Menurut Bambang, sebagaimana dikutip Herman, seseorang yang menyatakan diri telah mendaftar dan mengisi formulir yang disediakan PAC, tidak secara otomatis diterima menjadi anggota partai.

Ayat 3 Pasal 5 ART menyebutkan, penerimaan sebagai anggota melalui masa penilaian selama-lamanya tiga bulan, kecuali ditetapkan oleh DPC. Menurut dia, dr Tri belum menjadi anggota PDI-P, meski telah mendaftar. Sedangkan di legislatif, statusnya adalah anggota DPRD yang tidak mempu-nyai partai.

Lebih jauh Bambang bersuuzan, ada pihak-pihak yang memancing di air keruh. Sebab, selama ini hubungannya dengan dr Tri cukup harmonis. Sementara dengan DPC Banyumas justru biasa-biasa saja.

"Saya jadi berpikir, jangan-jangan hanya salah menyebut nama. Kebetulan saya adalah putra Banyumas, sehingga jadi sangat tidak enak."

Bambang Pranoto, anggota DPR RI dari Jawa Tengah, menyatakan tidak pernah menelepon Ketua DPC PDI-P Banyumas Herman dan memberi komentar mengenai pengajuan KTA baru dr Tri Waluyo.

Hal itu juga dibenarkan Herman. "Yang menelepon saya bukan Bambang Pranoto, tapi Drs Sutanto Pranoto MM, Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan," kata Herman. (D6,in-60t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA