
| Sabtu, 16 November 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Soal-soal CPNS Langsung Dimusnahkan
SEMARANG - Soal tes tertulis penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dimusnahkan sore hari setelah pagi hari digunakan untuk seleksi tertulis. Soal itu dimusnahkan dalam oven dan sebagian dibakar di Krematorium Kedungmundu. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kantor Informasi dan Komunikasi Kota, Achyani SSos, menyatakan pemusnahan soal dilakukan Kamis (14/11) sekitar pukul 15.30 hingga 17.30. ''Semua soal dimusnahkan, termasuk soal cadangan. Jumlahnya 40.000 lebih atau sekitar dua mobil boks,'' kata dia, Jumat (15/11). Dia mengemukakan semula pemusnahan dilakukan melalui oven. Namun karena terlalu lama, yang lain dibakar. Untuk mempercepat api menyala digunakan bahan bakar minyak. Soal itu dimusnahkan karena merupakan rahasia negara. Kalau tidak segera dimusnahkan, bisa dimiliki orang lain. Jika suatu saat ada tes serupa dan mengambil beberapa soal yang sama, peserta bisa mengetahui lebih dahulu pertanyaan yang dituangkan dalam soal tes. Pemusnahan, kata dia, disaksikan sejumlah panitia lain, antara lain Asisten III Hadi Purwono, Kepala Badan Pengawas Daerah Bayi Priyono, serta Kepala Satpol PP Tomy Y Said. ''Saksi memastikan semua soal benar-benar menjadi abu dan tidak satu pun tersisa.'' Lembar jawaban, kata dia, segera dibawa ke tim korektor dari Pemerintah Provinsi Jateng. Lembar jawaban dibawa dengan pengawalan ketat oleh polisi untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Dikabarkan, Kamis (14/11), ribuan pelamar penerimaan CPNS yang melamar ke Pemerintah Kota melakukan tes tertulis di beberapa tempat, seperti gedung olahraga, aula, dan sekolah-sekolah. Dari sekitar 39.000 pelamar yang lolos seleksi awal dan berhak mengikuti tes tertulis ada juga yang tidak hadir dengan berbagai alasan. (G7-45g) |