
| Jumat, 15 November 2002 | Sala |
Disiapkan 1.500 KendaraanMANAHAN- Untuk mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Surakarta menyiapkan sekitar 1.500 kendaraan. Armada itu meliputi 398 unit angkutan kota antarprovinsi (AKAP), 172 unit angkutan kota dalam provinsi (AKDP), 223 unit bus kota, 373 unit angkutan perkotaan, dan 363 unit taksi. Sekretaris DPC Organda Surakarta, Soemoko, menyatakan itu akan dipenuhi 39 perusahaan di Solo. ''Ke-39 perusahaan itu siap mengoptimalkan seluruh armada mereka,'' kata dia. Selain untuk Lebaran, perusahaan biasanya hanya mengerahkan 60% armada. Namun karena ada kenaikan arus balik saat Lebaran, seluruh armada akan dikerahkan. Sementara itu, sebagai pengganti tuslah (kenaikan tarif) DPC Organda akan mengacu ke ketentuan DPD Organda Jateng soal penetapan tarif minimal dan maksimal. Ketentuan itu baru disepakati 15 November ini. ''Pemerintah kan sepakat menghapus tuslah dan mengganti dengan tarif minimal dan maksimal. Ketentuan baru itu hendaknya membuat persaingan lebih sehat.'' Dia mencontohkan sewaktu pemerintah menetapkan tuslah, sebagian besar armada melanggar.
''Biasanya saat arus mudik penumpang nggak mikir uang. Berapa pun biaya mereka keluarkan. Baru saat arus balik, mereka kelimpungan.'' Karena itu dia mengharap ketentuan tarif minimal dan maksimal menimbulkan persaingan sehat antarperusahaan angkutan. ''Seperti tahun lalu, tarif yang ditetapkan biasanya lebih sedikit daripada usulan. Dulu tuslah yang diajukan 20%, namun hanya disetujui 12% kenaikan dari tarif semula. Kita tunggu nanti berapa kenaikan itu,'' ujar dia.(G13-51g) |