
| Jumat, 15 November 2002 | Sala |
Mewah, Peresmian Balai KotaLOJI GANDRUNG- Lantaran belum ada kepastian kedatangan Presiden RI Megawati Soekarnoputri dalam peresmian Balai Kota Surakarta, hingga kemarin panitia sulit menentukan tanggal yang tepat. Namun rencananya, mengambil waktu minggu ke-3 Desember mendatang. Acara yang melibatkan semua komponen masyarakat Surakarta itu dipastikan akan menelan biaya relatif besar. Dari rapat yang dilakukan panitia Kamis (14/11) kemarin di Rumah Dinas Wali Kota Loji Gandrung, segala sesuatunya ingin ditampilkan istimewa dan bahkan mewah. ''Setiap undangan nanti akan mendapati tulisan tentang gedung yang merupakan simbol kota. Tidak hanya dikemas dalam bentuk leaflet yang bisa jadi hanya dengan sekadar difotokopi. Tapi harus berupa booklet edisi luks dan bagus,'' ungkap Sekretaris Daerah Pemkot Surakarta Drs Qomaruddin MM saat memimpin rapat, kemarin. Tak hanya itu, pengusaha yang terlibat diimbau menyisipkan suvenir bagus sekaligus sebagai ajang promosi. ''Jangan hanya diikat karet kemudian dibagikan kepada pengunjung. Bisa rusak nanti. Harus diberi tas kuat, jangan asal tampung, misalnya dari kertas. Bisa langsung rusak lantaran isinya banyak.'' Untuk konsumsi pun panitia tidak ingin mengecewakan pengunjung. Qomaruddin mengimbau seksi konsumsi agar mampu menyajikan makanan terbaik bagi tamu-tamu undangan. ''Kepada ibu-ibu seksi konsumsi diharap bisa ubet. Jangan hanya dari anggaran saja, tapi bisa lewat lobi agar bisa irit tapi patut.'' Gandeng Pengusaha Barangkali lantaran ingin irit tapi kualitas bagus, Qomaruddin yang juga ditunjuk sebagai salah satu ketua panitia itu menggandeng puluhan pengusaha di Solo. Selain itu, semua pejabat Pemkot Surakarta dan instansi di Solo akan dilibatkan. Selain itu, berbagai hiburan pun sudah disiapkan. Termasuk salah satunya suguhan tembang ''Ayo Mbangun Kutha Solo'' yang akan dibawakan dengan gamelan oleh KH Anom Suroto. ''Nanti tolong panitia menyerahkan not balok karya Pak Anjar Any itu kepada Pak Anom Suroto, biar diaransir sesuai dengan gendingnya.'' Berapa biaya yang akan dikeluarkan? Qomaruddin menyatakan belum tahu. ''Belum bisa dikatakan. Soalnya belum pasti.''(ae-51j) |