logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 15 November 2002 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Polres Gerebek Lokasi PSK

CILACAP- Jajaran Polres Cilacap sejak awal Ramadan gencar melancarkan Operasi Pekat (penyakit masyarakat-Red). Operasi yang digelar setiap hari ini melibatkan puluhan anggota yang merupakan gabungan dari Satserse, IPP, dan Sabhara.

Salah satu sasaran operasi yaitu lokasi perjudian dadu di Jl Nusa Indah, tepatnya di tepi Kali Yasa. Tetapi sayang, lokasi perjudian tersebut gagal digerebek. Sebab, sebelum petugas tiba di lokasi, para pelaku berjudi telah bubar terlebih dahulu.

''Tigapuluh menit sebelum penggerebekan dilakukan, petugas intelijen masih melihat beberapa orang sedang berjudi di Jl Nusa Indah. Tetapi ketika petugas tiba di lokasi, mereka sudah bubar. Kita cuma dapat menyita satu sepeda motor dan peralatan judi,'' kata petugas kepada Suara Merdeka kemarin.

Setelah gagal menggerebek lokasi judi, Tim Polres Cilacap melakukan penggerebekan ke lokasi penampungan pekerja seks komersial (PSK) di Bandengan dan berhasil menggaruk 13 PSK.

Kapolres Cilacap, AKBP Drs Arif Wachjunadi mengatakan, ke-13 PSK tadi langsung dibawa ke Mapolres dan diinapkan di ruang Sabhara. Para PSK tadi lalu diperiksa satu persatu.

Denda

Keesokan harinya, mereka disidang di Pengadilan Negeri (PN) Cilacap dalam perkara tipiring yang dipimpin Hakim Crisfajar SH. Dalam keputusannya, ke-13 PSK tadi dijatuhi hukuman denda antara Rp 20.000 sampai Rp 30.000/orang.

Diperoleh keterangan, para PSK tadi digaruk petugas saat sedang bersantai di tempat kosnya yang menjadi tempat mangkal mereka sebelum dibawa atau dipanggil tamu ke hotel.

''Sebenarnya tempat kos mereka sering digerebek petugas. Namun para pemilik rumah tetap saja membiarkan anak-anak yang kos di sana beroperasi di malam hari. Diduga, pemilik rumah tersebut sekaligus induk semang mereka,'' katanya. (ag-68)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA