| INDEKS BERITA HARI INI | Kamis, 14 November 2002 |
Keputusan MA Bikin Pusing DPRD
KLATEN - Keputusan Mahkamah Agung (MA) tentang Keberatan Hak Uji Materiil Keputusan DPRD Klaten No 23 Tahun 2000 membuat pusing DPRD Klaten. Bagaimana tidak? Keputusan wakil rakyat Klaten tentang peraturan tata tertib pencalonan dan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah ... |
Tak Bisa Ditinjau Kembali
JIKA dalam waktu sembilan puluh hari setelah putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan keberatan hak uji materiil terhadap keputusan DPRD ini dikirimkan kepada pihak yang terkait, yaitu kepada Badan/Pejabat Tata Usaha Negara yang mengeluarkan keputusan DPRD Kabupaten Klaten No 23 Tahun 2000 tentang Tata Tertib Pilkada ternyata tidak mencabutnya. |
|
|
Di Balik Pasal 3 Ayat 2 Pakar Sudah Ingatkan TERNYATA munculnya pasal 3 ayat 2 dalam Tata Tertib Pemilihan Kepala Daerah Klaten Tahun 2000 mempunyai cerita menarik. Ayat yang isinya seseorang yang telah atau pernah mencalonkan diri sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah di kabupaten atau kota di luar Kabupaten Klaten untuk tahun 1999/2000, tidak diperbolehkan mencalonkan diri di Kabupaten Klaten. Pasal 3 ayat 2 dalam tatib Pilkada 2000 punya sejarah panjang. |
''Saya Berharap Pilkada Diulang''
TURUNNYA keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan keberatan atas keputusan DPRD Klaten rupanya sangat diharapkan oleh Ir Suwodo SP1. Staf Dinas Bina Marga Provinsi Jateng itu sudah menunggu-nunggu sekitar dua tahun, setelah dia ditolak mencalonkan diri sebagai bupati dalam Pilkada 2000. Warga yang mengaku berasal dari Desa/Kecamatan Kotesan, Kabupaten Klaten itu mengajukan permohonan uji materiil terhadap keputusan DPRD Klaten No 23 Tahun 2000 tentang Tatib Pilkada. |
|
Kasus Tanah, Anom Digugat Rp 1,9 Miliar
SRIWEDARI- Gugatan perdata Orlando Parmin kepada dalang kondang Ki Anom Suroto kemarin disidangkan. Majelis yang dipimpin Jantokartono Mulyo SH meminta kedua pihak menempuh jalan damai karena mereka belum menempuh upaya itu. |
PKL Akan Pindah ke Luar Pagar
ALUN-ALUN LOR- Sekitar 40 orang pedagang kaki lima (PKL) yang kini tergusur dari Alun-alun Lor sepakat pindah ke luar pagar. Rencana itu mereka lakukan bila pengerjaan proyek revitalisasi tak selesai hingga Lebaran. |
|
|
Taman Pagelaran untuk Parkir Keraton Dinilai Kurang Tegas SUPIT URANG- Taman di barat Pagelaran Sasana Sumewa Keraton Surakarta jelas bukan ruang parkir dan tak dibenarkan dijadikan areal parkir seperti selama bertahun-tahun ini. |
Kaki Mlanjer, Tangan Keju Tak Apa
KERATON SURAKARTA - Demi rasa bakti anak kepada ayahandanya dan hormat kepada seorang ''raja'', sembilan putri dalem yang rata-rata sudah berumur itu kini sedang berlatih keras untuk bisa membawakan tari Bedaya Suka Mulya. |
|
Warga Nyaris Bongkar Bendungan
MOJOSONGO- Warga RT 1-2 RW 23 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta, mempertanyakan penyelesaian kasus penutupan saluran air. Hingga kemarin belum ada keputusan pasti tentang penyelesaian kasus itu. |
Sulit, Sertifikat Eks Resos Silir
BALAI KOTA- Permohonan sertifikat hak milik atas tanah eks Resosialisasi Silir yang diajukan warga RT 1 RW 3 Semanggi, Pasarkliwon, dipastikan tak bisa dipenuhi. Karena, peruntukan 3 ha tanah yang dihuni 48 warga itu tak sesuai dengan Rencana Terinci Ruang Kota (RTRK) Pemerintah Kota Surakarta. |
|
|
Penyewaan Bawah Tangan Hambat Penarikan Tunggakan Retribusi
SINGOSAREN- Kecenderungan menyewakan kios di bawah tangan oleh pemilik di lantai dasar mal Singosaren dirasakan pengelola Pasar Singosaren menghambat penarikan tunggakan retribusi. Sebab, penyewa umumnya tak tahu-menahu pemilik kios mempunyai tunggakan. |
SERAMBI Sudah Ada 13 Jaringan Perempuan Usaha Kecil SEJAUH ini masih ada pandangan, khususnya di kalangan lelaki, bahwa perempuan hanya subjek yang mengurus rumah tangga. Kalau ada istri bekerja, muncul anggapan dia hanya mencari tambahan penghasilan untuk keluarga. Nafkah utama tetaplah kewajiban suami. |
|
Anggota DPRD Akan Ajukan Hak Penyelidikan
KARANGASEM- Pamijen (kaveling bakal makam) Wali Kota Slamet Suryanto di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bonoloyo, Kadipiro, Solo, menggelitik kalangan legislatif. Benar atau tidak keabsahan pamijen itu menimbulkan perdebatan. |
LHA ... IKI Iya Kalau Dikubur.... PRO-kontra pendapat soal pengavelingan tanah kuburan untuk pamijen Wali Kota Surakarta Slamet Suryanto menarik perhatian Ketua DPRD Bambang Mudiarto. Namun ketika berkali-kali ditanya wartawan apa komentarnya tentang pamijen Wali Kota di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bonoloyo, Kadipiro, itu Bambang enggan menjawab. |
|
|
Bertahan dari Tekanan Bank Plecit
SIANG itu lalu lalang orang di tangga Pasar Klewer timur tak dihiraukan kedua nenek-nenek yang duduk di trap tangga itu. Wajah keriput keduanya tampak kosong menekuri tumpukan kain batik di ujung bawah tangga. |
Pro-Kontra Pembagian THR Proporsional atau Bagi Rata KARANGASEM- Perbincangan masalah tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan Pemerintah Kota Surakarta yang dianggarkan melalui APBD 2002 sekitar Rp 1,2 miliar terus berkembang. |
|
Ratusan Buruh Sinar Surya Dadari Demo
KARANGANYAR- Dipicu rasa solidaritas terhadap 500 kawan yang di-PHK maupun dirumahkan, sekitar 300 Karyawan PT Sinar Surya Dadari (SSD) melancarkan aksi demo. |
Hari Ini Tes CPNS di 109 Kelas
WONOGIRI-Tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Wonogiri, rencananya digelar serentak Kamis ini (14/11) di 109 kelas pada enam gedung sekolah negeri. Tes diikuti 4.130 peserta dari 5.604 pendaftar yang memenuhi syarat. Padahal, formasi yang tersedia hanya 115 orang. |
|
|
Balita Tewas di Sungai
SUKOHARJO- Hati- hati bila mempunyai balita. Orang tua harus selalu mengawasinya kalau tidak ingin bernasib seperti Sukidi (37) warga Dukuh Tempuran Rt 03/RW IX Desa Pondok Kecamatan Nguter, Sukoharjo, kemarin. |
Pembahasan Perda Miras Terganjal Kadar Alkohol
KLATEN - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Klaten memulai kembali pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Anti-Minuman Keras (Raperda Miras) yang sempat terhenti 2,5 bulan, Senin (11/11) malam lalu. |
|
|
Operasi Makanan dan Minuman Kaleng Karatan atau Menggelembung Harus Ditarik dari Peredaran BOYOLALI- Selain menurunkan tim untuk memeriksa daging yang beredar di pasaran, Dinas Kesehatan dan Sosial (DKS) Boyolali juga akan memeriksa makanan dan minuman dalam kaleng. Pemeriksaan efektif akan dilakukan 10 hari menjelang Lebaran. |
Sepeda Motor dan TV Disikat Maling
SRAGEN-Betapa kecewanya Ny Sanem (50) warga Desa Gabus, Kecamatan Nrampal, Sragen. Sebab ketika dia tertidur nyenyak, pencuri menguras barang berharga di rumahnya. Setelah korban bangun tidur Rabu kemarin pukul 06.00, semua barang berharga miliknya seperti Honda Supra AD-9761-BM serta sebuah tv, disikat maling. |
|
|
Ditinggal Tarawih Sepeda Motor Raib
BOYOLALI - Nasib sial dialami H Ali Sani (53), penduduk Dukuh Tumang, Desa Cepogo Kabupaten Boyolali. Saat bertindak sebagai imam salat tarawih di Masjid Gedeg, sepeda motornya raib. Peristiwa tersebut terjadi Selasa lalu sekitar pukul 20.00. |
Air Dam Colo Tak Mengalir Ratusan Ha Padi Gagal Panen
SUKOHARJO- Ratusan hektare tanaman padi di sawah wilayah Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Bendosari, Polokarto, Mojolaban, terancam gagal panen. Pasalnya aliran air Dam Colo Barat dan Dam Colo Timur belum juga mengalir. |
|
|
Hujan Pertama di Boyolali Menelan Korban Jiwa
KEMATIAN Karmin (49), penduduk Dukuh Gagan, dan Supardi (70), penduduk Dukuh Glingang Desa Kendel Kecamatan Kemusu, Boyolali awal November lalu begitu mengenaskan. |
TERAS Dulu Kalpataru Kini Satya Lencana GINO (49), warga Desa Gunturharjo Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri, peraih penghargaan pretisius Kalpataru bidang Penyelamat Lingkungan Hidup Nasional Tahun 1989, menerima anugerah Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI. |
|
|
Dua Penyulut Petasan Ditangkap
KLATEN - Aparat Polres Klaten terus menggiatkan operasi petasan di berbagai wilayah Klaten selama bulan Ramadan ini. Selasa (12/11) malam, tim operasi rutin Bimmas Polres menangkap 2 anak yang tertangkap basah menyulut petasan di Alun-alun Kota dan seorang wanita tuna susila. ''Dalam upaya penertiban mercon aparat tak hanya menangkap pembuat dan penjual petasan, tapi juga penyulut petasan. |
Dua Pelajar Tewas Disambar Truk
SRAGEN-Jalan raya Masaran - Mantingan (Ngawi), ternyata masih rawan kecelakaan. Dua pelajar SLTP Sragen, Senin lalu tewas seketika akibat kecelakaan maut yang terjadi di jalan yang dikenal rawan kecelakaan itu. Kecelakaan pertama menimpa Sukandar (14) pelajar SLTP l Masaran yang disambar truk boks H-9438-BA dikemudikan Asmawi (33) warga Kampung Brangkal, Semarang. |
|