
| Kamis, 14 November 2002 | Sala |
Dua Pelajar Tewas Disambar TrukSRAGEN-Jalan raya Masaran - Mantingan (Ngawi), ternyata masih rawan kecelakaan. Dua pelajar SLTP Sragen, Senin lalu tewas seketika akibat kecelakaan maut yang terjadi di jalan yang dikenal rawan kecelakaan itu. Kecelakaan pertama menimpa Sukandar (14) pelajar SLTP l Masaran yang disambar truk boks H-9438-BA dikemudikan Asmawi (33) warga Kampung Brangkal, Semarang. Semula Asmawi menghindari bus jurusan Solo - Sragen yang berhenti mendadak di depan sekolah untuk menurunkan penumpang. ''Truk boks itu berusaha menghindar dengan membanting kemudi ke kiri, namun malah menghantam Sukandar,'' tutur saksi. Saat itu Sukandar berada di tepi jalan dan siap memasuki halaman sekolah. Di tempat terpisah, Isnaeni Solekah (15) berboncengan dengan Lilis Wahyuni (15), disambar truk di tikungan Lemahbang, Kecamatan Sambungmacan, Sragen. Korban Isnaeni warga Desa Karanganyar, Sambungmacan tewas seketika karena luka parah akibat disambar truk AD-9136-GE yang dikemudikan Suwardi (27) warga Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Sedangkan Lilis mengalami patah tulang tangan kiri dan tulang paha kiri. Pengamanan Kapolres AKBP Drs Charles Himler Ngili melalui Kasatlantas AKP Sardjiman K tidak membantah adanya kecelakaan yang menewaskan dua pelajar itu. Petugas Satlantas kini meningkatkan pengamanan di depan sekolah yang terletak di tepi jalan raya antara Masaran - Mantingan (perbatasan Jateng - Jatim). Menurut keterangan, kecelakaan berawal ketika Isnaeni mengendarai Honda Grand B-4104-DF berboncengan dengan Lilis berniat menyalip mobil tak dikenal di tikungan Lemahbang, Sambungmacan. Namun sebelum berhasil menyalip mobil, mendadak muncul truk dari arah timur dikemudikan Suwardi. Karena korban terlalu ke kanan dan jarak sangat dekat, sopir tidak mampu menghindari tabrakan. Korban Isnaeni terpental dan tewas seketika. Sedangkan Lilis mengalami luka berat. Sopir truk Suwardi berhasil menepikan truknya, namun mata kanannya terluka akibat terkena pecahan kaca.(nin-14) |