logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 14 November 2002 Sala  
Line

Balita Tewas di Sungai

SUKOHARJO- Hati- hati bila mempunyai balita. Orang tua harus selalu mengawasinya kalau tidak ingin bernasib seperti Sukidi (37) warga Dukuh Tempuran Rt 03/RW IX Desa Pondok Kecamatan Nguter, Sukoharjo, kemarin.

Lelaki yang berprofesi sebagai petani tersebut harus merelakan kepergian anak tercintanya, Aris Anggoro (5) karena tewas tenggelam di Sungai Jlantah, Nguter. Diduga korban tergelincir ketika bermain di sungai tersebut bersama teman- temannya.

Informasi yang dihimpun Suara Merdeka menyebutkan, siang sekitar pukul 13.00, korban meminta izin pada ayahnya untuk bermain di dekat sungai. Sayangnya, si ayah mengizinkannya karena korban sudah terbiasa bermain di sungai.

Selang satu setengah jam kemudian, Sukidi mulai dihinggapi perasaan waswas. Bagaimana tidak, korban belum juga pulang. Dicari sekitar rumah tidak juga ketemu. Demikian juga ketika ditanyakan kepada para tetangga, mereka mengaku tidak tahu.

Ayah korban kemudian mengajak tetangganya, Dadiono (37) dan Sukino (30) untuk mencari korban di sekitar sungai. Dia ingat sebelumnya sang anak pamit akan bermain ke pinggir Sungai Jlantah. Sungai yang mengalir di kampung itu memang sering dipakai untuk bermain warga sekitar.

Tanpa Sengaja

Hingga sore hari, yang dicari belum juga ketemu. Merasa kelelahan, sekitar pukul 17.30 ketika ketiganya bermaksud pulang dan berniat mengajak para tetangga yang lain meneruskan pencarian. Mendadak, tanpa sengaja salah satu kaki Dadiono menginjak sebuah benda.

''Kami sangat kaget ternyata benda itu adalah Aris dalam kondisi telah meninggal,'' paparnya di depan petugas Polres Sukoharjo.

Selanjutnya korban yang sudah meninggal tersebut dibawa ke rumah korban.

Kasatserse Sukoharjo, AKP Minarto membenarkan kejadian itu. Dikatakan, berdasarkan visum tidak ditemukan tanda- tanda penganiayaan.

''Kami menghimbau para orang tua agar berhati- hati mengawasi anaknya saat bermain. Terlebih lagi balita yang belum memahami apakah keinginannya itu berbahaya atau tidak.'' (G10-14)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA