logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 14 November 2002 Olahraga  
Line

Pelatnas Desentralisasi Judo

JAKARTA - Menghadapi berbagai event judo internasional yang akan digelar sepanjang tahun 2003, PB PJSI siap menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) desentralisasi selama empat sampai lima bulan sebelum pelatnas terpusat di Jakarta. Demikian dikemukakan Wakil Sekjen PJSI Aji Kusmantri di Jakarta kemarin.

Pelatnas desentralisasi dilakukan dengan berbagai pertimbangan, antara lain mengikuti anjuran KONI Pusat, pertimbangan efisiensi dana, dan menunjang persiapan daerah-daerah menghadapi PON 2004. Aji menambahkan, bila para pejudo ditarik ke Jakarta (pelatnas sentralisasi-Red) secara otomatis daerah kehilangan atlet terbaik untuk berlatih bersama-sama dengan para judoka yang sedang didongkrak prestasinya.

''Langkah mengadakan pelatnas sentralisasi jelas tak menunjang pembinaan di daerah. Bila ditangani di daerah selama empat sampai lima bulan, kami bisa melakukan efisiensi. Dana yang tersisa bisa digunakan untuk kepentingan uji coba ke luar negeri.''

Pelatnas desentralisasi, lanjut dia, lebih baik daripada pelatnas sentralisasi. Namun pada umumnya para atlet belum siap benar ketika dipanggil masuk pelatnas sentralisasi.

Atlet yang diusulkan masuk pelatnas agaknya masih didominasi judoka senior. Mereka di antaranya pernah tampil di SEA Games XXI Malaysia yang berjumlah 16 atlet Endang Sri Lestari, Aprilia Marzuki, dan Krisna Bayu.

Selain itu, diambil judoka potensial yang keseluruhan berjumlah 80 atlet. Mereka diambil dari hasil kejurnas senior di Palembang Mei lalu, Piala Soehoed di Bandung (Juli), dan Kejurnas Mahasiswa di DIY (Oktober).

Mengenai keputusan berapa jumlah pejudo yang bakal dipanggil, baru dibahas dalam rapat PB pekan depan. Rapat tersebut juga membahas program pelatnas.

Mengingat kemungkinan pelatnas SEA Games yang diadakan KONI baru dimulai April 2003, seperti Pertina, PJSI memutuskan untuk lebih dahulu melakukan pelatnas awal. (bn-59t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA