
| Kamis, 14 November 2002 | Berita Utama |
Bangsa Indonesia Miskin Orang JujurSEMARANG-Bangsa Indonesia ternyata miskin dalam melahirkan orang yang jujur, adil dan punya hati nurani. Kondisi seperti itulah yang menjadi salah satu penyebab timbulnya berbagai krisis, termasuk krisis kepercayaan dan moral. Hal itu diungkapkan Dr HM Muchoyyar HS MA saat menjadi penceramah tarling BAI putaran ke-8 di Gedung Berlian DPRD Jateng, semalam. ''Saat ini sukar sekali mencari orang jujur. Banyak orang yang gampang berkata bohong, dusta bahkan berani bersumpah palsu. Padahal, sumpah palsu yang mengatasnamakan Allah SWT akan diikuti oleh azab,'' tegasnya. Selain itu, bangsa Indonesia juga miskin orang-orang yang adil dan memiliki hati nurani. Banyak orang kaya yang kufur nikmat dalam membelanjakan hartanya di dunia. Salah satu bentuk kufur nikmat itu adalah tidak mau memikirkan orang-orang miskin di sekelilingnya. ''Akibatnya bangsa ini didera berbagai macam krisis, di antaranya krisis moral. Di mana anak muda sudah tidak lagi menghormati yang lebih tua. Pergaulan bebas yang tidak mengenal batas dan dekadensi moral. Orang demikian mudah menghujat orang lain saat melakukan aksi unjuk rasa.'' Muchoyyar menyitir hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebut firman Allah SWT, yaitu akan datang suatu masa, di mana orang yang jujur, adil dan memiliki nurani, justru kesulitan hidupnya. Sehingga orang harus berkata bohong, berani melakukan sumpah palsu dan berbuat KKN untuk bisa hidup. Sementara itu Ketua DPRD Jateng H Mardijo selaku sahibul bait dalam sambutannya menyatakan bahwa Ramadan merupakan ajang untuk bertafakur. (D6-60) |