
| Selasa, 12 November 2002 | Olahraga |
Angie Ancang-ancang Tembus 50 BesarJAKARTA-Bermodal sukses menjuarai turnamen terakhir seri WTA Tour 2002, Pattaya Open di Bangkok, Minggu lalu, Angelique ''Angie'' Widjaya mencanangkan diri akan menembus 50 besar dunia pada 2003. ''Tahun depan saya menargetkan bisa masuk ke sana,'' katanya dalam buka puasa dengan wartawan di Jakarta semalam. Sekitar 25 turnamen dialokasikan untuk dia ikuti. Namun, hingga kini dia baru mendaftarkan diri di tujuh turnamen besar. Tujuh turnamen tersebut adalah tier IV di Hyderabad India, Qatar Total FinaElf Open 2003, Dubai Duty Free Women's Open di Dubai, State Farm Women's Tennis Championship (tier II) di AS, Sarasota Clay Court Classic di AS (tier IV), Family Circle Cup (tier I), dan Bausch and Lomb Championship (tier II) di AS. Diharapkan, dia bisa menggaet total poin 150 agar tembus ke 50 besar dari posisinya saat ini. Keberhasilannya di Thailand diperkirakan membawa peringkatnya naik ke urutan 70-an, dari peringkat 91 WTA sekarang. Menurut dia, untuk mencapai sasaran, dirinya harus mempersiapkan diri lebih baik. Dari evaluasi bersama pelatih Deddy Tedjamukti, dia merasa masih harus meningkatkan kekuatan tubuh bagian atas, karena dalam setiap adu reli sering kalah. ''Memang kecepatan juga harus ditingkatkan, tapi yang lebih utama adalah upper body itu,'' tandasnya. Dia menambahkan, bola-bola servis yang dia lakukan saat ini lumayan baik, terbukti dari prestasinya di Pattaya. Selain itu, faktor mental juga mendapat perbaikan. Hal itu berkaca dari pengalaman selama Asian Games 2002 dan kegagalan mempertahankan gelar dalam Wismilak International Bali. ''Memang setiap akan bertanding rasa tegang selalu ada, tapi saya berusaha mengenal diri saya. Saya tahu bermain dalam kondisi tegang itu tidak baik, sehingga saya akan selalu berusaha menghindari itu. Pelajaran dari Asian Games Busan dan Wismilak Open di Bali cukup berarti buat saya,'' ungkapnya. Mantan salah satu bintang tenis Asia, Yayuk Basuki menilai, prestasi Angie memenangi Pattaya Open sangat fenomenal. Dia telah menorehkan tinta emas untuk pertenisan nasional. ''Kalau dulu saya membuka pintu ke jalur pro, Angie lebih maju lagi, dia fenomenal,'' puji Yayuk. Namun Yayuk wanti-wanti agar Angie tidak memilih sembarang turnamen untuk memenuhi ambisinya. Dia menyebutkan, Angie jangan terlalu memaksa mengambil 30 turnamen dalam setahun, karena masih muda. ''Dia harus hitung faktor kelelahan. Dia harus duduk dengan pelatih fisik, jangan kelebihan dan asal pilih turnamen. Mungkin baik untuk dia mengikuti 20 hingga 24 turnamen saja setahun,'' ujarnya.(bn-22e) |