logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 12 November 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

16.000 Lebih Pelamar CPNS Tidak Lolos

BALAI KOTA - Lebih dari 16.000 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi. Mereka rata-rata tidak bisa memenuhi persyaratan batas usia, pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan formasi, atau tidak melampirkan ijazah yang dilegalisasi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs H Bambang Susanto menjelaskan, dari 55.756 pelamar, yang lolos seleksi hanya sekitar 39.000 orang. Pelamar tahu dirinya lolos seleksi administratif atau tidak, setelah mereka menerima surat panggilan dari Pemkot yang dikirimkan melalui pos.

Bambang mengatakan hal itu ketika Wali Kota H Sukawi Sutarip SH meninjau kesiapan BKD menyelenggarakan tes tertulis pada Kamis (14/11). Tes akan dilaksanakan di 104 sekolahan, dan beberapa gedung olahraga, GOR Jatidiri dan GOR Manunggal Jati.

''Panitia saya minta berhati-hati mengamankan berkas-berkas lamaran. Jika selesai dikerjakan, harus segera diamankan,'' kata dia.

Untuk mencegah terjadi kecurangan, pada saat tes akan dikerahkan ratusan pengawas, terutama guru dan dibantu pegawai Pemkot. Koordinator pengawasan tes di sekolah ada pada kepala sekolah.

Selain mengawasi pelaksanaan tes, mereka akan meneliti identitas pelamar. Upaya itu untuk mencegah adanya joki. Jika ada yang menggunakan joki, peserta tersebut langsung dinyatakan gugur.

Kasi Humas Kantor Informasi dan Komunikasi Kota Semarang Achyani menambahkan, berkas tes tertulis itu akan dikirimkan ke provinsi dan hasilnya akan diterima Pemkot pada 23 November.

Pemkot akan memanggil peserta yang lolos seleksi untuk mengikuti tes penentu akhir pada 26-28 November. Hasilnya diumumkan pada 29 November.

Soal pelamar yang melampirkan kartu tanda anggota (KTA) parpol, Achyani tidak bersedia memberikan penjelasan. Dia mengemukakan, Pemkot sudah mencantumkan syarat-syarat yang harus dipenuhi pelamar. KTA parpol bukan salah satu persyaratan.

Sebuah sumber di Pemkot menyebutkan, pelamar yang melampirkan KTA parpol tetap akan diseleksi sesuai dengan ketentuan. Jika ternyata tidak memenuhi syarat, panitia tetap tidak akan meloloskan.

''Kartu parpol bukan jaminan,'' ujar sumber tersebut. (G6-13e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA