logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 12 November 2002 Internasional  
Line

Al Qaedah Pernah Incar Paus

LONDON - Al Qaedah, kelompok yang mengsaku bertanggung jawab atas serangan 11 September ke AS tahun lalu, pernah merencanakan akan membunuh Paus Yohanes Paulus II di Filipina pada tahun 1999 dalam lawatan pemimpin umat Katolik itu.

Rencana pembunuhan kemudian dibatalkan pada saat terakhir, demikian dilaporkan The Times yang terbit di London, Senin kemarin.

Khaled Sheikh Mohammed, yang dianggap AS sebagai otak di belakang serangan ke New York dan Washington, juga mendalangi persiapan pembunuhan Paus dan kemungkinan akan melakukannya lagi. Harian itu mengutip sejumlah dokumen milik dinas intelijen Filipina.

Dia juga dicurigai telah mengorganisir persiapan serangan lainnya terhadap Paus pada tahun 1995 yang akhirnya gagal karena salah seorang keponakan laki-lakinya meledakkan bom tersebut secara tidak sengaja sebelumnya, tulis The Times.

Keponakan lainnya, Ramzy Yussef, menjalani hukuman seumur hidup di AS atas perannya dalam serangan ke gedung World Trade Center di tahun 1993.

Harian itu juga melaporkan, Paus merencanakan akan mengunjungi Manila kemungkinan 23-26 Januari tahun depan. Namun, berita ini belum dikonfirmasi oleh Vatikan.

Vatikan menolak untuk memberikan komentar mengenai laporan itu, namun sejumlah pakar antiteroris di Italia telah berulangkali mengeluarkan peringatan mengenai kemungkinan serangan terhadap Paus sebagai target simbolis Vatikan. (ant-52)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA