logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 12 November 2002 Internasional  
Line

Kepemimpinan Cina Masih Sulit Diprediksi

BEIJING - Setelah berbulan-bulan secara diam-diam berebut jabatan, elite Partai Komunis Cina (PKC) Senin kemarin diperlihatkan sebuah daftar kandidat generasi pemimpin baru, yang akan mengambil alih kepemimpinan dari Presiden Jiang Zemin dan pemimpin partai lain, pekan ini.

Namun daftar terakhir masih sangat rahasia, dan belasan rumor yang membingungkan dan saling bertentangan beredar seputar bagaimana Jiang (76) akan melanggengkan kekuasaannya melalui sekutu-sekutunya dalam kepemimpinan baru, atau mungkin dengan mempertahankan salah satu dari tiga jabatannya.

Kongres ke-16, yang dibuka Jumat lalu, diduga menandai suksesi pertama yang berlangsung secara teratur dalam sejarah komunis Cina. Namun ketidakpastian yang terus-menerus, memperlihatkan betapa sistem politik negara itu tetap sepenuhnya samar-samar dan tidak dapat diprediksi.

Meski tidak pernah diumumkan secara resmi, Wakil Presiden Hu Jintao (59) diperkirakan akan mengambil alih jabatan ketua partai. Para pemimpin berusia lebih dari 70 tahun, termasuk Ketua Parlemen Li Peng dan PM Zhu Rongji, akan mengundurkan diri dari jabatan-jabatan partai, kata sumber Cina.

Jiang mengamankan promosi kedudukan untuk paling sedikit empat sekutu utamanya, termasuk murid kesayangannya, Zheng Qinghong, pada Panitia Kerja Politbiro yang baru, sebuah badan pengambil keputusan tertinggi partai yang kini beranggotakan tujuh orang.

Di balik itu, masih ada serangkaian kemungkinan: perluasan keanggotaan Panitia Kerja menjadi sembilan orang. dan Jiang mempertahankan jabatan ketiganya sebagai pimpinan militer, kata mereka.

Banyak Versi

"Ada begitu banyak versi berbeda tentang kepemimpinan baru yang beredar," kata seorang diplomat Barat. "Mustahil untuk memprediksikan, kecuali bahwa Jiang akan menempatkan kroninya di sana."

Menyoroti kepekaan terhadap perubahan, polisi menahan seorang aktivis demokrasi pekan lalu, dan menangkap beberapa demonstran di depan Balai Rakyat Agung.

Sensor telah mengancam para wartawan Cina dengan hukuman penjara atas setiap kebocoran berita, bahkan sumber partai mengatakan daftar terakhir tidak akan diketahui dengan pasti hingga Panitia Kerja baru muncul dari balik layar di Balai Agung, Jumat pekan ini.

Kendati demikian, sebuah daftar kandidat untuk Komite Sentral yang baru, dapat memberikan petunjuk awal menentukan. Jika Jiang atau orang lain tidak tercantum dalam daftar, mereka hampir pasti tidak akan duduk di Politbiro atau Panitia Kerja baru, kata sumber partai.

Meski perubahan kepemimpinan puncak telah diputuskan di muka, kongres dengan hati-hati tetap menjalankan proses pemilihan tersebut. Delegasi kongres yang berjumlah 2.114 orang, secara formal memilih Komite Sentral baru yang beranggotakan sekitar 300 orang pada Kamis lusa.

Komite Sentral kemudian mengadakan rapat pertama pada hari berikutnya, untuk membentuk Politbiro dan Panitia Kerja yang anggotanya dipilih dari Komite Sentral.

Orang-orang Terbaik

"Ada prosedur pasti yang kami ikuti, sebuah proses yang telah dipersiapkan oleh pihak berwenang," kata He Quan, sekretaris partai di Kota Xuzhou, Provinsi Jiangsu, Cina timur.

Selama tiga hari berikutnya, delegasi kongres membahas daftar kandidat tersebut, yang diperkirakan mempunyai sekitar lima persen nama-nama yang akan duduk di Komite Sentral, dan mengadakan pemungutan suara pendahuluan untuk menentukan segala sesuatu yang berkaitan dengan rencana tersebut, kata sumber partai.

"Kami baru memulai proses pembahasan kepemimpinan partai yang baru," kata Yang Yang, anggota delegasi yang merupakan peraih medali emas Olimpiade pada pertandingan skate.

Dia mengaku telah melihat daftar tersebut. "Saya melihatnya, tapi saya tidak tahu siapa menjabat apa. Saya sungguh tidak dapat mengingat nama-nama tersebut. Tapi saya sepenuhnya yakin kami akan mempunyai jajaran terbaik yang akan memimpin negara ini."

Jika Jiang dan pemimpin lainnya ada di dalam daftar tersebut, tidak pasti berarti mereka akan mempertahankan jabatan-jabatan kepemimpinan mereka, ketika ada preseden para pensiunan pemimpin tetap berada di Komite Sentral.

Yang paling terkenal adalah Hua Guofeng, pengganti yang dipilih Ketua Mao Zedong, yang dipecat oleh Deng Xiaoping setelah beberapa tahun kemudian.

Deng, sebaliknya, meninggalkan Komite Sentral pada 1987 tapi tetap menjadi kepala Komisi Militer Sentral (KMS), yang memimpin tentara, selama dua tahun lebih dan pemimpin puncak sampai dia meninggal pada 1997.

Para analis mengatakan, daftar yang kemarin beredar hanya berisi beberapa nama, dari 320 kader yang nantinya akan dipilih lewat kongres. Hampir setiap delegasi yang dikontak lewat telepon genggam (HP), juga masih belum tahu siapa-siapa yang tercantum namanya dalam daftar.

Tetapi Yang paling tidak menyebutkan satu nama, yakni Direktur Administrasi Olahraga Yuan Weimin. ''Dia anggota pengganti kongres ke-12, 13, 14, dan 15 lalu. Saya sudah pasti memberikan suara untuknya,'' kata atlet Cina itu.

Namun belum seorang pun memberitahunya siapa akan dipilih siapa. ''Saya hanya tahu beberapa detik lebih dulu daripada Anda. Kami akan melakukan voting, dan Anda akan segera tahu,'' katanya kepada Reuters. (rtr-ben-30)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA