logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 12 November 2002 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Kroya Siaga Hadapi Banjir

KROYA - Kantor Kecamatan Kroya pekan ini mulai menyiagakan diri menghadapi bencana banjir. Demikian dikatakan Kecamatan Kroya melalui Sekretaris Camat Kroya, Ahmad Khaerudin kepada Suara Merdeka, kemarin.

Salah satu bentuk kesiap-siagaan itu, kata Khaerudin, adalah dengan pembentukan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (Satlak PBP) Kecamatan Kroya. ''Dalam waktu dekat kami akan membentuk Satlak PBP sesuai dengan instruksi pihak kabupaten. Satlak beranggotakan aparat pemerintahan dan anggota masyarakat,'' kata Sekcam Kroya itu.

Menurutnya, salah satu tugas satlak ini adalah menggali dana swadaya masyarakat. Dana tersebut nantinya dapat digunakan untuk membantu para korban banjir dan untuk membiayai kegiatan teknis penanggulangan banjir di Kroya.

Sebelumnya, Senin pekan lalu, pihak kecamatan telah mengadakan rapat koordinasi dengan para kepala desa se-Kecamatan Kroya. Materi utama rapat koordinasi tersebut adalah persiapan tiap desa dalam menghadapi bencana banjir yang setiap tahun menyambangi beberapa wilayah di kecamatan tersebut.

Langkah lain yang dilakukan pemerintahan Kecamatan Kroya guna menghadapi ancaman bencana bajir di wilayah itu adalah dengan mengeruk sejumlah saluran pembuangan, terutama di Desa Mujur. Diharapkan dengan pengerukan di beberapa saluran pembuangan itu, bencana banjir akan dapat diatasi.

Langganan Banjir

Sejumlah desa di Kecamatan Kroya yang kerap dilanda banjir adalah Desa Sikampuh, Mujur, Mujur Lor, dan sebagian wilayah Desa Gentasari. Pada banjir tahun lalu ada 2.119 buah rumah dan 279 kolam ikan yang tergenang air. ''Pada banjir sebelumnya tidak ada korban jiwa. Kerugian yang dialami penduduk berupa tergenangnya rumah, kolam ikan dan sawah.''

Dia juga mengatakan, di samping upaya pihak kecamatan, masyarakat yang wilayahnya menjadi langganan banjir juga sudah mengambil langkah sendiri. Mereka sebagian besar telah meninggikan rumahnya.

Berbeda dengan beberapa kecamatan di Kabupaten Banyumas, Kecamatan Kroya tidak membangun rumah panggung untuk menampung para pengungsi korban banjir. Dengan begitu bila terjadi banjir, diperkirakan para pengungsi akan mengungsi ke sanak famili mereka, seperti tahun sebelumnya.

Ketika ditanya mengenai penyebab utama banjir di Kecamatan Kroya, Khaerudin menjawab, penyebab utama banjir tersebut adalah karena air hujan tidak dapat mengalir secara lancar ke Laut Selatan. ''Beberapa wilayah di Kecamatan Kroya merupakan daerah ledokan. Di daerah ledokan tersebut air tergenang dan tidak dapat mengalir lancar ke laut,'' katanya. (ms-68)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA