
| Selasa, 12 November 2002 | Jawa Tengah - Banyumas |
PKL Pasar Wage DitertibkanPURWOKERTO- Menghadapi Lebaran 2002 ini, ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di sekitar Pasar Wage Purwokerto akan ditertibkan. Penertiban ini terkait dengan rencana untuk meramaikan Pasar Wage lantai dua yang selama ini sepi. Rencana tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi antara Asisten Ekonomi Pembangunan (Asekbang), Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Bakes Tib Linmas, DLLAJR di ruang Asekbang, Senin (11/11). Seusai rapat, Asekbang Suyatno SSos MHum kepada wartawan menjelaskan, selain menertibkan PKL yang ada, para pedagang tiban yang datang dari luar kota, juga akan ditertibkan. ''Biasanya menje lang Lebaran, mereka akan menyerbu sekitar Pasar Wage pada H-7 Lebaran. Ini sangat dikeluhkan para pedagang di dalam pasar. Sebab, mengakibatkan dagangan mereka kurang laku,'' jelas Suyatno. Terlalu Dekat Usaha lain untuk meramaikan lantai dua Pasar Wage, lanjut dia, angkutan pedesaan akan diperbolehkan langsung menuju pasar. Dikatakan, langkah-langkah ini sudah merupakan permintaan para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Wage. Mereka meminta, agar para pedagang kaki lima dan pedagang tiban jangan berjualan di seputar Pasar Wage. ''Kalau tahun kemarin ditempatkan di Jl Brigjen Katamso. Itu masih dirasakan terlalu dekat sehingga mengurangi pendapatan pedagang di dalam pasar. Maka sekarang mereka menghendaki, agar PKL dan pedagang tiban itu minimal berada dalam radius satu kilometer dari Pasar Wage,'' terangnya. Sebagai alternatifnya, disepakati telah ditentukan dua lokasi yang akan dimanfaatkan. Yaitu, di kompleks Kebondalem dan Satria Plasa. ''Kami kira dua tempat itu layak untuk menampung mereka dan penertiban akan dibantu Bakes Tib Linmas,'' jelasnya. Dari pantauan Suara Merdeka, di sekitar Pasar Wage telah menjamur ratusan pedagang kaki lima. Di samping menempati trotoar di sekitar pasar, mereka telah berkembang dengan menempati trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Soedirman ke arah barat. (jm-68) |