
| Senin, 11 November 2002 | Sala |
Saling Pecat di Tubuh DPC PDI-PKARANGANYAR- Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar yang dimenangi Rina Iriani menimbulkan perpecahan di tubuh DPC PDI-P. Perpecahan itu tampaknya semakin lama semakin tajam dan tidak bisa dihindarkan lagi. Kedua kubu yang selama ini berseteru sudah tak bisa disatukan lagi. Bahkan satu sama lain saling melakukan pemecatan. Setelah Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua Fraksi PDI-P Soeparno HS diminta mundur dari jabatannya sebagai Ketua FPDI-P oleh beberapa anggota fraksi pendukung Bambang Hermawan, kini giliran Sekrataris FPDI-P Surono diminta mundur dari jabatannya. Sebelumnya, Wakil Ketua DPC Yobiharno melalui rapat internal pengurus yang dilakukan di kantor DPC setempat, telah memecat Bambang Hermawan sebagai Ketua DPC. Surat pemecatan yang didukung tujuh pengurus DPC lainnya tersebut telah dikirim ke DPP. Anggota FPDI-P Indra Mardiani mengaku diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang meminta pengunduran diri Surono dari jabatannya sebagai sekretaris fraksi. Namun dirinya tidak mau. ''Kalau memang Surono diminta mundur dari jabatannya sekretaris fraksi, seharusnya melalui prosedur yang benar, bukan seperti ini. Dulu ia ditetapkan melalui rapat fraksi, maka untuk meminta mundur juga harus lewat rapat fraksi pula,'' katanya. Surat pernyataan permintaan mundur itu, kata dia, tidak tahu persis dari mana asalnya. Apakah dari kubu Bambang atau kubu Soeparno HS yang di DPC didukung Yobiharno dan kawan-kawan. ''Mungkin surat itu konsekuensi dari pernyataan Surono beberapa hari sebelum pemilihan kepala bupati. Pada waktu itu yang bersangkutan telah berjanji akan mengundurkan diri jika gagal mengantarkan Goenadi sebagai Bupati Karanganyar dalam pemilihan,'' paparnya. Pada kenyataannya, kata dia, Surono tidak mau mundur, meski Goenadi gagal dalam pemilihan. ''Namun demikian, yang patut dicermati adalah apakah dia benar-benar menjadi pendukung bupati Goenadi ataukah itu bagian dari manuver politik yang dilakukannya untuk mencari keselamatan diri.'' Tak Mau Mundur Sekretaris Fraksi PDI-P Surono menyatakan tidak tahu menahu tentang beredarnya pernyataan dan tanda tangan yang meminta mundur dirinya. ''Yang jelas secara pribadi saya memang akan mengundurkan diri dari Sekretaris FPDI-P. Karena saya merasa gagal mengamankan rekomendasi DPP dalam pilkada ini,'' tegasnya. Selanjutnya, kata dia, jabatan itu akan diserahkan pada kader partai yang lebih berbobot. Sedangkan Ketua DPRD Sumarso Dhiyono menyatakan tidak mau mengundurkan diri dari jabatannya, meskipun sebelumnya dia juga telah berjanji akan mengundurkan diri jika gagal meloloskan Goenadi sebagai bupati.(G8-14) |