
| Senin, 11 November 2002 | Olahraga |
Masa-masa Sulit Alex FergusonMANCHESTER - Setelah mengalami saat-saat penuh gelar juara, kini pelatih Manchester United (MU) Sir Alex Ferguson dihadapkan pada masa-masa sulit. Masa sulit itu sudah dialaminya musim lalu ketika "Setan Merah" tak mampu merebut satu gelar pun. Kini, Ferguson kembali mendapat pukulan baru. Dalam derby Sabtu lalu, MU dipukul Manchester City 1-3. Ini hasil derby terburuk sejak pelatih asal Skotlandia itu menangani "Setan Merah" tahun 1986. Tanpa Roy Keane dan David Beckham, penampilan MU ketika bertandang ke Maine Road memang di bawah standar. Permainan buruk itu mengingatkan sepak terjang mereka ketika ditaklukkan Liverpool 1-3. Kesalahan Rio Ferdinand dan kiper Fabien Barthez, serta blunder Gary Neville, membuat City mampu mencetak tiga gol. Upaya Ferguson untuk mengembalikan masa kejayaan "Setan Merah" tampaknya menghadapi tembok tebal. "Tanggalkan aksi berbau individual dan tunjukkan kepada suporter bagaimana perasaan pemain di kamar ganti," kata Ferguson untuk memompa semangat anak-anak asuhannya. Ambisi merebut juara Premier League bisa jadi tinggal hanya impian. Pasukan Ferguson tertinggal delapan poin dari pimpinan klasemen Liverpool. Namun "Setan Merah" punya kebiasaan tampil gila-gilaan menjelang Natal. Akhirnya Kalah Persaingan di Divisi Utama Liga Inggris kembali masuk dalam episode seru menyusul kekalahan Liverpool di kandang Middlesbrough. Pada partai ke-13 Liverpool akhirnya kalah. Gol pemain belakang Gareth Southgate pada menit ke-82 membuat The Reds gagal merenggangkan jarak keunggulan. Rival terdekat Liverpool, Arsenal, menang tipis 1-0 atas Newcastle United sehingga tim juara bertahan ini hanya terpaut satu poin. Pelatih The Reds Gerard Houllier memang harus jeli dalam menurunkan 11 starter. Sebab, jadwal pertandingan mereka sangat berat. Liverpool menghadapi pertandingan liga, Piala Liga, dan Liga Champions Eropa. Pekan ini pasukan Houllier akan bertandang ke Basel (Swiss). Michael Owen dkk harus menang jika ingin menembus babak kedua Liga Champions. (rtr,A7-59t) |