logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 11 November 2002 Olahraga  
Line

Jateng Targetkan Raih Enam Medali Emas

  • Kejurnas Angkat Besi

SEMARANG-Pengda PABBSI Jateng menargetkan meraih enam medali emas pada Kejurnas Angkat Besi Senior yang akan berlangsung di Bali, Desember mendatang. Dalam event tersebut, Jateng akan menurunkan semua atlet pelatda jangka panjang dan lifter yunior yang berhasil menyumbangkan medali pada kejurnas angkat besi yunior di Indramayu, pekan lalu.

Hal itu diungkapkan Ketua Harian Pengda PABBSI Jateng Ocke Rubino kepada Suara Merdeka, kemarin.

''Saya kira, target enam emas cukup realistis. Kami optimistis, dengan persiapan matang anak-anak akan bisa memenuhi target tersebut,'' katanya.

Pada kejurnas angkat besi/berat yunior di Indramayu, Jateng meraih 9 emas dan 5 perak. Ke-9 emas disumbangkan Sri Haryani di kelas 56 kg (2 emas), Hadi (angkat berat, 2 emas), Eko Santoso (kelas 56 kg, 3 emas), Bram Setyawan (kelas 88 kg, 2 emas). Hasil tersebut di bawah target 10 emas.

Latihan

Ocke menjelaskan, pada kejurnas nanti, Tanti Pratiwi kemungkinan akan diturunkan. Namun, karena lifter peraih medali perunggu Asian Games Busan itu otomatis lolos tim SEA Games Vietnam, sehingga kejurnas hanya sebagai ajang pemanasan.

''Kejurnas nanti sekaligus sebagai ajang seleksi pembentukan tim SEA Games di Vietnam 2003. Kami berharap, Jateng ada yang lolos,'' ungkapnya.

Ocke mengatakan, selama Ramadan, para atlet tetap menjalani latihan. Latihan yang biasanya dilakukan pagi dan sore, pada Ramadan hanya pada malam hari selama dua jam.

''Sasarannya hanya menjaga kondisi, sehingga program yang diberikan hanya 70 persen,'' tuturnya.

Dia menambahkan, untuk persiapan menghadapi kejuaraan Asia yunior, PB PABBSI memanggil Eko Santoso untuk menjalani pelatnas di Jakarta. Eko dipanggil PB karena prestasinya meraih tiga emas pada kejurnas yunior di Indramayu.

''Mungkin tidak hanya Eko, Bram juga memiliki peluang dipanggil pelatnas. Sebab, di Indramayu lalu seharusnya Bram bisa menyabet tiga emas. Kegagalan dia meraih tiga emas karena bobot badannya kurang,'' paparnya.

Pada kejurnas senior di Bali mendatang, menurut rencana pihaknya akan menurunkan sejumlah atlet binaraga potensial, antara lain Tigor Tukiman, M Kuat, Willy Yusmawan, dan Supaat. Dia berharap, binaraga akan mendulang prestasi bagus.

''Dari pengalaman, setiap kejuaraan tingkat nasional atlet binaraga kami selalu meraih hasil bagus. Mudah-mudahan di kejurnas nanti mereka juga mengukir prestasi bagus,'' ujarnya. (B18-22e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA