
| Senin, 11 November 2002 | Olahraga |
Dua Petinju Kawakan Mungkin DipanggilJAKARTA- Petinju Olimpiade Sydney 2000 Hermansen Ballo dan mantan petinju Pelatnas Asian Games XIV Stevie Binalay kemungkinan besar akan dipanggil masuk pelatnas SEA Games 2003 di Vietnam. Keduanya termasuk dari 24 petinju yang terpilih oleh tim pemantau yang dibentuk PB Pertina. Demikian dijelaskan Sekjen PB Pertina Bambang Asmanu di Jakarta, kemarin. Ke-24 petinju tersebut akan dipilih tim pemantau yang terdiri dari lima orang. Mereka adalah Ferry Moniaga, Suwardi, Wiem Gomies, Abdul Gofur, dan Ridwan Anwar. ''Kami akan memanggil 24 petinju untuk pelatnas SEA Games dan salah satunya kemungkinan Stevie. Ballo juga tengah kami pertimbangkan untuk dipanggil lagi,'' kata dia. Lebih jauh dijelaskan, mantan petinju pelatnas Stevie kemungkinan besar akan dipanggil. Stevie adalah petinju yang kabur dari pelatnas Asian Games 2002 lalu. Petinju asal Nusa Tenggara Timur itu meraih medali emas di Kejurnas Tinju Senior yang berakhir pekan lalu di Ujung Pandang. Menurut pelatih Wiem Gomies, Ballo masih sangat diharapkan untuk dapat membimbing adik-adiknya di pelatnas. ''Teknik dan pengalaman Ballo masih cukup bagus. Tapi, memang usia sudah tidak muda lagi,'' ujar Wiem. Dari ke-24 petinju itu, lanjut Bambang, baru Arenaldo Moniaga -petinju terbaik di Kejurnas- yang sudah pasti dipanggil. ''Mungkin baru pekan depan nama-nama petinju itu kita umumkan. Saat ini baru Arenaldo yang sudah pasti dipanggil ke pelatnas,'' tutur Bambang. Sebaliknya, kilah Bambang, mereka tidak akan memanggil Bara Gomies mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi. ''Kita mungkin memanggil kembali Stevie karena kepergiannya waktu itu untuk mencari kerja. Sebaliknya, kita tidak memanggil Bara mengingat umurnya yang sudah 29 tahun. Lagi pula, kemampuannya sudah sulit ditingkatkan''. Pelatnas SEA Games XXII dijadwalkan dimulai pada pertengahan Januari tahun depan. ''Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dari 24 petinju itu, tidak semuanya kita kirim ke Vietnam. Akan dilakukan seleksi ketat. Hasil di Asian Games Busan, September lalu akan kami jadikan pengalaman,'' tambahnya. Di Asian Games Busan lalu, cabang tinju tak menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia. ''Ada cukup waktu untuk melakukan pelatnas. Kami akan menggenjot kemampuan teknik dan fisik mereka agar makin bagus. Tapi, kita akan melihat dulu kondisi terakhir para petinju itu. Jika dari 24 atlet yang akan kita panggil ternyata ada yang tak bagus, ya langsung kita coret,'' tandasnya. (bn-77) |