logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 11 November 2002 Internasional  
Line

Segala Jenis Bawang Ampuh Cegah Kanker

WASHINGTON - Pria yang makan banyak bawang merah, bawang putih, dan makanan sejenis, mungkin tidak disukai pasangan kencan mereka. Tetapi, makanan-makanan itu dapat mengurangi risiko kanker prostat hingga separo, ungkap para peneliti Amerika.

Studi yang mereka lakukan menunjukkan, pria yang makan banyak sayuran mengandung allium menghadapi risiko kanker prostat 50 persen lebih rendah daripada pria yang sedikit memakannya.

Allium adalah senyawa pada bawang putih dan bawang merah, berbahan dasar belerang dan pedas, yang disebut-sebut punya ''efek antisosial'' (membuat bau mulut tak sedap).

Ann Hsing dari National Cancer Institute dan rekan-rekannya, mewawancarai 238 pria penderita kanker prostat dan 471 pria yang tidak menderita kanker itu, tentang apa yang mereka makan.

Pria yang dalam sehari memakan lebih dari sepertiga ons bawang merah, bawang putih, lokio, atau sejenis bawang lain, termasuk kelompok paling kecil kemungkinannya terkena kanker, kata Hsing, dalam majalah National Cancer Institute yang terbit Kamis waktu Washington.

Hal ini menguatkan riset yang menunjukkan diet tepat dapat mengurangi risiko kanker. Riset tersebut dilakukan American Institute for Cancer Research, yang menyelidiki hubungan antara kanker dan diet.

''Beberapa studi kasus-pembanding (yang membandingkan diet pasien kanker dan diet orang sehat) telah menunjukkan adanya hubungan antara sayuran mengandung allium dengan penurunan risiko kanker pada perut, usus besar, kerongkongan, payudara, dan endometrium (saluran kandungan),'' kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Jamie Bearse dari Koalisi Kanker Prostat setuju pada temuan studi tersebut. ''Sungguh sangat menggembirakan, banyak makanan berselera terbukti dapat menjadi pencegah kanker prostat,'' katanya, dalam sebuah pernyataan.

''Mungkin itu akan mendorong para pria untuk meninggalkan Big Mac dan beralih ke sajian salad dengan bawang putih dan bawang merah.''

Obat Justru Bahaya?

Dengan membawa kabar buruk bagi pasien kanker prostat, sebuah tim Universitas Rochester di New York menemukan beberapa obat yang digunakan untuk mengobati kanker prostat ternyata malah mengembangkan kanker tersebut.

''Adalah kejutan nyata bahwa senyawa sama yang membunuh sel-sel kanker, juga membuat sel-sel tersebut berkembang biak,'' ungkap Chawnshang Chang, yang memimpin studi tersebut, dalam sebuah pernyataan. ''Efek obat tersebut sepenuhnya bertolak belakang.''

Tim studinya meneliti obat yang disebut flutamide yang diproduksi Schering, tetapi dia mengatakan obat lain yang sejenis kemungkinan mempunyai efek sama.

Penyembuhan yang biasa dilakukan terhadap kanker prostat adalah pengebirian dengan menggunakan obat atau pembedahan memotong testosteron (hormon yang dalam banyak kasus menyebabkan pertumbuhan sel-sel kanker prostat).

Namun karena alasan-alasan yang tidak dipahami dokter, setelah satu atau dua tahun seringkali sel-sel kanker mulai berkembang lagi.

''Pada lebih dari 30.000 pria yang meninggal akibat kanker prostat setiap tahun, sel-sel kanker mampu berkembang biak meski kita telah memaksa sel-sel itu mati kelaparan karena tidak ada testosteron,'' kata dr Edward Messing, seorang profesor urologi di Rochester.

Menulis di jurnal Cancer Research, Chang dan rekan-rekannya mengatakan mereka mungkin mempunyai penjelasan: flutamide mengurangi testosteron dengan sasaran protein yang dikenal sebagai penerima androgen.

Tetapi flutamide juga menghidupkan kinase MAP, suatu enzim yang mendorong sel-sel berkembang, dan diketahui berperan dalam kanker payudara dan prostat.

Yi-Fen Lee, yang melakukan penelitian tersebut, mengatakan temuan-temuan itu tidak berarti pasien kanker prostat harus menghindari flutamide atau obat-obat sejenis.

''Obat-obat tersebut dibutuhkan oleh pasien yang hanya mempunyai sedikit pilihan,'' kata Lee. ''Mungkin temuan-temuan tersebut akan membantu menemukan obat baru, sehingga pria yang terkena penyakit itu dapat diobati secara lebih efektif.'' (rtr-ben-30)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA