| INDEKS BERITA HARI INI | Sabtu, 2 November 2002 |
''Jangan Lakukan Sweeping Balasan''
JAKARTA- Kapolri Jenderal Polisi Da'i Bachtiar membantah dugaan aksi penggerebekan sejumlah muslim WNI di Australia berdasarkan informasi dari Polri. Penggerebekan itu sepenuhnya tanggung jawab Kepolisian Australia. |
Identitas Pengebom di Bali Diketahui
|
|
|
WNI di Australia Merasa Cemas
SYDNEY- Menyusul operasi penggerebekan oleh dinas intelijen Australia, para imigran dari Indonesia di Australia masih dilanda kecemasan dan ketakutan. Rasa aman mereka terguncang saat polisi dengan perlengkapan martil dan palu terus menggeledah beberapa rumah dalam operasi perburuan kelompok militan Islam. Sementara itu, PM Australia John Howar membantah bahwa operasi itu sengaja mengincar kaum muslim dari Indonesia. |
Ba'asyir Ingin Segera Diperiksa
JAKARTA - Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir ingin segera diperiksa, meskipun kesehatannya belum pulih total. Hal itu dikemukakan Ketua Lajnah Tanfidziah MMI Irfan S Awwas, seusai menjenguk Ba'asyir di RS Polri Kramat Jati, Jumat kemarin. |
|
|
CGI Siap Berikan Hibah untuk Perangi Terorisme
JAKARTA- Semua anggota Consultative Group on Indonesia (CGI) sepakat memberikan komitmen pinjaman dan hibah dalam jumlah lebih tinggi. Pemberian hibah diharapkan dapat meningkatkan kemampuan aparat untuk memerangi terorisme. |
Tertunda, Perbaikan Ruang PKU Muhammadiyah
|
|
|
Agnes Kembali Artis Terfavorit
|
Shah Rukh Khan Sayang Cuma Playback
|
|
|
Gubernur Siapkan Dana Rp 57 Miliar
SEMARANG- Tiga daerah di Jateng, yaitu Wonosobo, Kebumen, dan Banjarnegara dinilai Gubernur H Mardiyanto merupakan daerah rawan bencana tanah longsor. Terutama daerah di kawasan pegunungan dan hutan atau yang berdekatan. |
Malam Ini di Lapangan Basket Undip Menampilkan Musik 3 Dimensi
|
|
|
Semua Asumsi Dasar RAPBN 2003 Diubah
JAKARTA- Pemerintah memutuskan untuk mengubah semua asumsi dasar dalam RAPBN 2003. Perubahan itu antara lain menyangkut pertumbuhan ekonomi dari target semula 5% menjadi 3,5%-4,5%. Sementara itu nilai tukar rupiah diperkirakan berkisar pada level Rp 9.000 - Rp 9.300 per dolar AS dari sebelumnya Rp 8.700 per dolar AS. |
Pengunjuk Rasa Dorong Barikade Polisi
|
|