logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 28 Oktober 2002 Surat Pembaca  
Line

Intrusi Air Tanah

Air salah satu kebutuhan pokok sehingga penggunaannya harus dilakukan secara hati-hati agar sumbernya tetap terawat. Pengambilan air tanah yang tidak seimbang dapat menurunkan permukaan air tanah.

Di daerah dekat pantai, penyedotan air tanah melalui sumur pompa dapat mengakibatkan intrusi air laut. Begitu juga Semarang yang terletak di daerah pantai ternyata mengalami kendala yang sama. Saya yang peduli lingkungan menganjurkan masyarakat agar menekan seminimal mungkin pembuatan sumur pompa secara serampangan dan penggunaan air secara boros.

Kepada pejabat Pemkot agar memantau pembuatan sumur pompa atau bila perlu diberlakukan surat izin bai yang akan membuat sumur pompa. Kepada PDAM, agar memperluas jaringan saluran pengairan khususnya daerah pantai.

Ratna Sulistyowati
SMUN 14 Semarang

***

Mengapa Dikejar Polisi ?

Bagaimana sikap seorang pengendara motor di jalan bila ada pemeriksaan oleh polisi. Padahal kebetulan dia tidak membawa surat kendaraan, STNK dan SIM karena lupa atau tertinggal. Sebaiknya pengendara berhenti. Namun yang terjadi banyak dari mereka malah menghindar.

Polisi sudah siaga dan segera mengejarnya, bahkan kadang pengendara panik, mengalami kecelakaan dan ada yang akhirnya meninggal dunia. Apakah tindakan Pak Polisi tersebut bijak atau arogan? .

Sudirman
Kramat Rt 2/Rw 2 Pemalang

***

Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus adalah penyakit kronik yang berkaitan dengan faktor keturunan. Ditandai dengan kenaikan kadar gula dalam darah akibat gangguan pembakaran karbohidrat, lemak dan protein dalam tubuh.

Gejalanya bervariasi, mulai tanpa tanda sampai dengan ada tonjolan, mudah haus, sering kencing, mudah lapar dan berat badan menurun. Gejala lain, gatal terutama di lipatan kulit seperti ketiak dan bawah payudara, keputihan, kesemutan dan tubuh melemah.

Apabila penyakit ini berlangsung lebih dari lima tahun dan tidak terkontrol akan timbul komplikasi. Di antaranya:

- Syaraf tepi. Keluhan yang paling sering kesemutan, anggota tubuh lemah. Bisa juga syaraf otonom kena, yang ditandai dengan mual, rasa kembung, muntah dan diare terutama malam hari serta impoten pada pria.

- Mata. Penglihatan kabur sampai menjadi buta. Katarak pada pasien diabetes terjadi lebih awal.

- Ginjal. Gagal ginjal menahun ditandai lemas, mual dan pucat. Kadang sesak nafas akibat penimbunan cairan karena ginjal tidak mengeluarkan air kencing dengan baik. Pada tahap akhir sering memerlukan terapi cuci darah.

- Kaki. Luka di kaki yang sulit sembuh sampai memerlukan amputasi.

- Otak. Terjadi stroke, lumpuh separo badan.

- Jantung. Serangan jantung mendadak, jantung koroner.

Wienarto
Barat SD Tedunan 02
Kedung Jepara 59463

***

Korban Bendung Boro

Sejak awal pembuatan bendungan baru di Sungai Bogowonto tahun 1992 yang kemudian diberi nama Bendung Boro para pemilik lahan merasa dikorbankan. Karena aliran air sungai buatan tersebut justru diarahkan ke lahan hunian yang seharusnya dilindungi.

Akibatnya lahan dan tanaman pertanian kami malah menjadi porak-poranda. Padahal asal Bogowonto tidak banjir nan besar, di wilayah kami tidak pernah terlanda kejadian seperti itu. Sebelumnya perwakilan warga telah lapor sekaligus memperingatkan agar aliran air jangan diarahkan ke lahan hunian.

Dampak Bendung Boro tersebut berlanjut dengan merajang lahan dengan lebar puluhan meter kali beratus-ratus meter panjangnya. Setiap musim hujan aliran sungai selalu mengikis lahan dengan lebar lebih dari 5 meter.

Bila wilayah kami dibiarkan habis terkisis sungai berarti ribuan hektar sawah di wilayah Kecamatan Banyuurip, Purwodadi dan Ngombol pasti kehilangan irigasi. Untuk itu kami mohon Bapedal punya kecakapan dalam fungsinya, sehingga kami masih punya harapan. Juga anggota Dewan memiliki kepedulian serta Bupati Purworejo tergerak untuk berlaku adil.

Selain jadi tumbal kearoganan Bendung Boro plus penambangan batu dan pasir, kelurahan kami yang termasuk wilayah perkotaan praktis pajaknya disesuaikan. Tetapi sedikit pun tak tersentuh pemerataan pembangunan.

Hastorahardjo
Pangenrejo Rt2/Rw 7
Purworejo

***

Stop Sinetron Bidadari

Saya terkejut dan sedih melihat tayangan sinetron Bidadari di RCTI 13 Oktober. Di situ ada adegan seorang anak SMP (Bombom) sedang menelepon seorang guru yang memberitahu ada bom di salah satu ruang kelas. Tentu saja itu bohong belaka dan kepanikan terjadi di sekolah tersebut.

Terlepas dari itu semua, apa yang dilakukan Bombom tidak pantas, apalagi oleh seorang siswa SMP. Saya rasa inilah pendidikan awal dari terorisme, karena teror itu awalnya memunculkan rasa takut, khawatir dan kepanikan.

Saya usul pihak RCTI meninjau kembali sinetron tersebut kalau perlu distop, karena sama sekali tidak mendidik. Bagaimana mungkin di zaman yang serba modern ada seorang bidadari bisa dimintai pertolongan.

Apa tidak terpikirkan kalau seandainya anak kita sedang berdoa dan meminta pertolongan kepada bidadari tersebut, bukannya kepada Tuhan YME.

Edy Purwanto
Bukit Sawangan Indah Blok D 10/13
Sawangan Depok 16518

***

TPI Ingkar Janji

TPI dalam sebuah pertandingan sepakbola Liga Italia antara Brescia vs Piacenza ada kuis yang dibawakan Septian Dwi Cahyo. Saya mencoba keberuntungan dan menang. "Anda mendapatkan hadiah sebesar Rp 500 ribu dari Extra Joss, kata Septian.

Setelah itu operator mencatat nama, nomor telepon rumah berikut nomor HP saya dan mengatakan TPI akan menghubungi 2 minggu lagi. Setelah dua minggu kami tunggu, bahkan sampai hari ini, juga belum ada kabarnya.

Di mana tanggung jawab moral TPI/Extra Joss. Kalau tidak mampu membayar hadiah, ya jangan mengadakan kuis sebab hanya mengecewakan pemirsanya. Kepada masyarakat saya sarankan tidak usah ikut-ikutan kuis karena hanya akan menghabiskan pulsa.

Sutrisno Wibowo
Jl Semeru VI/ 25 Semarang

***

Metode KB Australia

Tahun 1999 saya menyampaikan lewat Surat Pembaca, pengalaman dengan metode KB Australia dan ternyata banyak tanggapan. Didorong rasa ingin membantu suami-istri yang bermasalah, saya dan beberapa orang mendirikan Biro Informasi dan Komunikasi Metode Ovulasi Billings (Bikmob).

Biro ini menyebarluaskan metode tersebut dan tanggal 15 Desember mendatang akan mengadakan forum presentasi metode Australia dengan menghadirkan pembicara para pasutri yang sudah berhasil, petugas lapangan dan ahli yang sudah 26 tahun menggerakkan metode tersebut. Peserta dibatasi 100 orang.

Ny Ratri
PO Box 227 Magelang 56101


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Analisis | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA