logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 28 Oktober 2002 Ragam  
Line

Mencegah Keropos Tulang dengan Beras Herbal

MENGONSUMSI beras Herbal Ponni Taj Mahal, bisa mendapatkan hasil ganda. Bahan pokok makan yang satu ini, tidak hanya dapat mencegah keropos tulang. Tetapi lebih dari itu, mencegah diabetes, kegemukan, kanker usus, dan penuaan dini.

''Bagi penderita diabetes tidak perlu lagi pantang makan beras. Karena bahan pokok makanan ini tidak seperti beras pada umumnya,'' kata S Evi Julianti SE Ad CA yang selalu melakukan penelitian terhadap kelebihan bahan tersebut, kepada Suara Merdeka, di Semarang, belum lama ini.

Sesuai hasil laborat, beras Herbal Ponni mempunyai kadar pengembangan yang tinggi dibanding dengan beras biasa. Dengan kadar gula dan fat rendah tidak berkanji, kaya mineral, kalsium, phosporus, zinc, protein, berkabohidrat kompleks serta fiber soluble (serat larut) untuk mencegah kanker usus.

Menurut pakar pengobatan tradisional Ruddyanto Najoedjojo Dipl DSMB yang tinggal di Jl Pekojan, Semarang, serat larut yang ada dalam beras ini, dapat menyerap toxid (racun), kelebihan gula, dan lemak, serta memperlancar buang air besar.

Dengan kandungan gula rendah dan serat larut dapat menyerap kelebihan gula. Beras Herbal Ponni dapat dikonsumsi penderita diabetes untuk mengontrol dan menstabilkan gula darah. Juga membantu mengatasi masalah pencernaan.

Di samping itu, membantu mengatasi kabur penglihatan, linu tulang, masalah saluran air kencing. Serta membantu mengatasi berat badan, mempercepat proses diet, dan mencegah penuaan dini.

Setelah Mengonsumsi

Keajaiban beras ini telah diakui dr Sarwono, spesialis diabetes, kata Ronny. Hasil penelitiannya, 30 pasien yang menderita penyakit diabetes atau kencing manis, sembuh setelah mengkonsumsi bahan pokok makanan asal India Selatan ini.

Bahkan dari catatannya yang menarik, beberapa penderita gagal ginjal juga sembuh setelah mengonsumsinya sebagai makanan keseharian.

Oleh sebab itu, mereka yang telah menikmati menyatakan kehebatan bahan pokok makanan ini.

Seperti dikatakan Ny Sabari (65), penderita diabetes, yang tinggal di Surabaya, mengatakan, dirinya sekarang bisa makan nasi sekenyangnya tanpa khawatir gula darahnya naik atau komplikasi penyakit lainnya.

Demikian halnya dengan Bella (24), dari Malang, mengatakan, sekarang bisa makan sekenyangnya tanpa kuatir penambahana berat badan. ''Makan nasi dari beras ini, berat badan saya tetap ideal dan tambah bugar,'' tuturnya.

Dunia selebriti yang telah merasakan manfaat dan maknanya, menjadikan sebagai pengganti nasi biasa. Keberadaannya tidak sekadar membuat kenyang, namun lebih dari itu, selain membuat sehat, berat badan tetap stabil, tidak mengganggu aktivitas kesehariannya.

Mencegah dan Meringankan

Penderita kencing manis, ejakulasi dini, kurang gairah tak perlu cemas lagi. Hasil penelitian klinis, ujar S Evi Julianti, menunjukan bahan pokok makan yang satu ini mampu mencegah dan dapat meringankan penderita tersebut.

Bahan pokok makanan yang spesifik ini, telah beredar luas di Jateng, Jabar, Jatim, Sumatera, Kalimantan, dan daerah lain di Indonesia. Varietas bernama Mani Chamba ditanam secara organik 100%, hanya dapat ditanam di area berkapur, dengan masak di tangkai selama tujuh bulan.

Kebaradaannya dikatakan sebagai yang terbaik, terpilih menjadi salah satu dari 10 produk kesehatan dunia. Penyediaan beras ini melalui proses scientific. Yaitu, gabah yang dituai distiem secara gradual dengan suhu terkontrol untuk mengekalkan kandungan mineral pada kulit ari-ari beras. Selanjutnya untuk menyerap masuk kedalam endoplasma/biji beras.

Melihat khasiatnya, Healthier Choice Singapore dan Australia International Diabetes Insitute ABN menganggapnya sebagai beras mukjizat. Karena di tengah uji klinis obat-obatan diabetes dan ejakulasi dini yang dilakukan cukup rumit dan tak jelas hasilnya, muncul beras yang dapat mengatasi penyakit tersebut.

Tidak mengherankan jika bahan pokok makanan ini menjadi hidangan keseharian masyarakat Singapura dan Australia, jelas S Evi Julianti, direktur CV Quasindo, di Semarang, satu-satunya importir beras Herbal Ponni Taj Mahal.(Priyonggo-35)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Analisis | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA