
| Senin, 28 Oktober 2002 | Olahraga |
Niat Persijatim Belum JelasSOLO- Belum adanya keputusan dari PSSI mengenai keberadaan Persijatim apakah akan tetap ber-home ground di Solo, masih menjadi tanda tanya para pecinta sepakbola Solo. Bahkan Ketua Pengda PSSI Jateng Drs H Soemaryoto juga belum berani memastikan. ''Saya sudah bertemu pengurus Persijatim, dan telah menjelaskan persyaratan jika mereka ingin tetap di Solo. Tetapi, mereka menunggu PSSI,'' katanya ketika ditemui di Hotel Quality, Solo kemarin. Dia menambahkan, jika Persijatim tetap berada di Solo akan disambut dengan ta-ngan terbuka. ''Sepanjang mereka memenuhi persyaratan yang diajukan oleh PSSI, saya akan menyambutnya dengan senang,'' tandasnya. Namun, kata Soemaryoto yang juga Ketua Komisi IV DPR RI, jika Persijatim tetap dengan pendiriannya tidak mau mengikuti peraturan yang ada dan nekad ke Solo, pihaknya tidak bersedia bertanggung jawab terhadap segala akibatnya, termasuk soal ijin tanding. Menurutnya, Pengda PSSI Jateng mengutamakan kompetisi di daerahnya. Jika Persijatim ingin berada di Solo, maka harus jadi anggota PSSI Jateng, karena tidak ada peraturan satu daerah ditempati dua perserikatan. Dua opsi Dua opsi persyaratan yang harus dipenuhi jika Persijatim ingin ber-home ground di Solo adalah mereka harus beralih menjadi tim pro, atau bekerja sama dengan Persis Solo dan masyarakat setempat. Dengan memenuhi salah satu syarat tersebut Persijatim bisa eksis di Solo. Menjawab pertanyaan mengenai dampak positif selama Persijatim berada di Jateng khususnya Solo dalam kompetisi KLI VIII lalu, dia belum bisa menilai secara keseluruhan. ''Hasilnya tidak bisa dilihat secara langsung,'' katanya. Soemaryoto yang juga pemilik perusahaan otobus (PO) Gajah Mungkur, Wonogiri menilai selama Persijatim berada di Jateng belum terlihat hasil yang bisa dinikmati masyarakat maupun pengelola sepakbola setempat. ''Setelah mereka meninggalkan Solo, apa yang diberikan Persijatim? Apakah mereka memenuhi janji untuk membina sepakbola di Solo khususnya Persis?'' tanyanya. (P44-77) |