
| Senin, 28 Oktober 2002 | Olahraga |
Cilacap Boyong Piala Dirjen PengairanWONOGIRI-Kontingen Kabupaten Cilacap Minggu kemarin berhasil merebut empat dari sembilan medali emas yang diperebutkan dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Dayung XX di Waduk Gajahmungkur Kabupaten Wonogiri. Dengan empat emas dan satu perunggu, mereka berhasil menempatkan diri sebagai juara umum sekaligus memboyong piala bergilir Dirjen Pengairan. Empat medali emas dipersembahkan oleh Miskun dalam nomor kano tunggal (C1) 500 meter, Yeni pada dayung single sculling (1X) putri 1.000 m, pasangan Widarjo-Imam Susanto dalam dayung double sculling (2X) 1.000 m, dan Heri S dari dayung single sculling (1X) putra 1.000 m. Tambahan satu perunggu dipersembahkan oleh duet Warjo-Miskun di kano ganda (C2) 500 m. Posisi kedua ditempati Kabupaten Blora dengan perolehan dua emas, lima perak, dan dua perunggu. Kontingen asuhan Sukiman ini menggondol emas pada nomor C2 500 m atas nama duet Sumijan-Lasdi dan kayak ganda (K2) 500 m lewat pasangan Kuat-Wartono. ''Banyak nomor yang sebenarnya menjanjikan bagi kami, tapi kali ini justru tidak ikut dipertandingkan. Praktis banyak kesempatan yang hilang begitu saja,'' keluh Sukiman. Wanita Tempat ketiga diraih oleh kontingen Pati, dengan pengumpulan dua emas, tiga perak, dan satu perunggu. Dua emas itu dipersembahkan oleh pasangan wanita Suprihati-Sri Sundari lewat nomor K2 500 m, dan dari kayak tunggal (K1) 500 m atas nama Suprihati. Urutan keempat ditempati kontingen Demak dengan perolehan satu emas, satu perak, dan empat perunggu. Emas tunggal juara bertahan Demak dipersembahkan oleh Suratin di nomer kayak tunggal (K1) 500 m. Kota Semarang hanya menggondol satu medali perunggu yang diraih oleh Sungkowo melalui nomor K1 500 m. Para juara menerima hadiah uang pembinaan, medali, dan piagam yang diserahkan Kabag Sosial Ekonomi Drs H Supatno MM yang sekaligus menutup Kejurda XX. Upacara penutupannya ditandai penyerahan piala bergilir Dirjen ke kontingen Cilacap, sebagai lambang supremasi lomba dayung paling bergengsi tingkat Jateng. Ketua Bidang Pembinaan PODSI Jateng J Jatmono mengatakan, wajar bila Cilacap kali ini mampu meraih sebagai juara umum. ''Karena hanya Cilacap yang memiliki kelengkapan perahu, terutama untuk dayung,'' katanya. Berkaitan dengan keberhasilan Cilacap sebagai juara umum, terutama melalui dayung, maka PODSI Jateng menetapkan Cilacap menjadi ajang pelatda Jateng untuk jenis dayung bagi kejurnas pada bulan Januari 2003 di Kalteng dan persiapan PON mendatang. Untuk nomer nondayung, pelatdanya ditetapkan di Kali Juana, Kabupaten Pati.(P27-22t) |