logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 28 Oktober 2002 Berita Utama  
Line

Retribusi Akan Dibebaskan

BLORA - Ketika penyebab kebakaran yang meludeskan Pasar Induk Randublatung hingga kemarin masih diteliti Tim Labfor Polda Jateng, Bupati Blora Ir H Basuki Widodo mengambil kebijakan akan membebaskan retribusi para pedagang yang sehari-hari berjualan di pasar tersebut. ''Pak Bupati akhirnya mengambil kebijakan demikian, yakni akan membebaskan retribusi para pedagang hingga pada akhir tahun,'' jelas Kepala Dipenda Blora Heru Sutopo ketika dihubungi Suara Merdeka, kemarin.

Pembebasan itu, lanjut Heru, sebatas untuk retribusi yang sifatnya umum. dengan begitu, retribusi pasar hewan yang di selatan pasar yang terbakar tetap akan ditarik.

Ditanya tentang hasil retribusi dari pasar Randublatung, dia yang Kepala Dipenda yang pernah menjabat sebagai Kabag LH itu mengemukakan, sebenarnya target retribusi dari Pasar Randublatung setiap tahun cukup besar, yakni sekitar Rp 140 juta.

Lebih lanjut dikemukakan Heru, justru yang akan dilakukan saat ini adalah menata kegiatan para pedagang dengan tujuan supaya kegiatan di Pasar Randublatung tidak mati. Dia rencanakan, untuk sementara, pedagang kering akan ditempatkan di belakang, pedagang basahan akan ditempatkan di depan pasar.

Sudah ada rencana akan dibangun kembali? Dia menyebutkan, untuk membangun kembali pasar yang terbakar itu hingga ini masih dibicarakan antara eksekutif dan legeslatif. ''Jadi, saya belum bisa ngomong, yang jelas semua masih dalam pembicaraan. Apakah nanti akan diambilkan dari dana cadangan atau bagaimana,'' jelasnya.

Jika memang nanti secepatnya akan dibangun kembali, menurut Heru paling tidak akan membutuhkan dana sekitar Rp 1,3 miliar atau kalaupun ada penambahan paling-paling hanya berkisar antara Rp 200 juta lagi.

Mungkin ada rencana sekadar memberi bantuan kepada para pedagang yang barang dagangannya habis terbakar? Dia menyebutkan, hingga kini juga belum ada rencana ke arah itu. ''Coba, Senin besok (hari ini -Red) akan ada pertemuan antara para pedagang dan Dipenda. Semuanya akan kami bicarakan dengan para pedagang.''

Sementara itu Kasatserse Polres Blora, AKP Joko Cahyono ketika dimintai konfirmasi menjelaskan, hingga kini penyebab kebakaran Pasar Randublatung masih dalam penelitian Tim Labfor Polda Jateng. ''Ada beberapa barang bukti dibawa ke Polda untuk diteliti. Mungkin satu minggu lagi akan diketahui penyebab kebakaran tersebut,'' ujarnya kemarin.(ud-60e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Analisis | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA