logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 28 Oktober 2002 Jawa Tengah - Pantura  
Line

KA Jalur Pantura Macet Beberapa Jam

  • Dua Gerbong Kaligung Anjlok

BATANG-Akibat gardan (krus) kopel patah, dua gerbong kereta api Kaligung jurusan Tegal-Semarang anjlok di lintasan Mangunsari Desa Kedawung Kecamatan Limpung, kawasan Alas Roban Kabupaten Batang, sekitar pukul 06.45 Minggu pagi kemarin.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, tetapi jalur rel kereta pantai utara (pantura) macet total sekitar tiga jam. Akibatnya perjalanan terlambat, beberapa KA terpaksa berhenti di stasiun terdekat.

Keterangan yang dihimpun di tempat kejadian menyebutkan, KA kaligung berangkat dari stasiun Tegal pukul 05.00 dan berhenti di Pekalongan. Berangkat lagi pukul 06.00 dengan masinis Kasiyanto (30), asisten Joko Murdiyanto (46) dari Depo Tegal. Hari itu Kaligung berangkat dengan tujuh gerbong.

Saat jalan menikung di lintasan Mangunsari, tiba-tiba gerbong ke dua anjlok, tetapi kereta api tetap jalan. Gesekan yang ditimbulkan krus kopel yang patah itu menimbulkan bunga api.

Rangkaian gerbong baru berhenti setelah masinis mengerem laju kereta sekitar 200 meter dari tempat kejadian.

Beberapa warga menceritakan, suara yang ditimbulkan akibat peristiwa ini sangat gaduh. ''Suaranya gemludhuk dan di bawah kelihatan ada api. Di dalam gerbong terlihat para penumpang panik dan terdengar jerit serta teriakan keras,'' tutur Jasim (65), warga di situ. Setelah kereta berhenti, sebagian penumpang ada yang langsung turun. ''Barangkali karena ketakutan banyak penumpang yang langsung lompat. Beruntung kereta bisa diberhentikan,'' kata Ny Jamilah yang rumahnya menghadap rel.

Pertolongan

Kondektur segera melaporkan peristiwa itu ke stasiun terdekat. Kapolsek Limpung Iptu Tukiran yang mendengar informasi itu bersama anggota segera menuju tempat kejadian. Beberapa saat kemudian anggota Satserse dan piket Satlantas menyusul.

Selang beberapa jam kemudian datang pertolongan dari dua arah, yaitu barat dari Depo Tegal dan timur dari Semarang. Dengan alat dongkrak dan kayu, akhirnya gerbong yang anjlok dalam waktu sekitar dua jam bisa diangkat.

Tiga gerbong bergerak ke timur menuju Stasiun Krengseng, Gringsing. Empat gerbong yang sekaligus berfungsi sebagai loko, kembali ke arah barat menuju Stasiun Kuripan, Subah.

''Penarikan gerbong ke stasiun itu untuk perbaikan bantalan rel yang rusak. Selain itu, untuk memeriksa bagian-bagian yang perlu diganti. Begitu dinyatakan aman, KA siap berangkat,''ujar pegawai PT KAI yang keberatan namanya ditulis.

Pukul 13.00 perjalanan KA lewat pantura normal kembali. Lokasi gerbong KRD Kaligung itu anjlok di pinggir pantai, 7 km dari jalan raya pantura Banyuputih. Menurut masyarakat setempat, kejadian itu merupakan kali kedua. (ar-58k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Analisis | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA