logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 23 Oktober 2002 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Pagar Nusa Ikut Tangkal Terorisme

KEBUMEN - Dewan Pendekar Lembaga Pencak Silat Nahdlatul Ulama (LPSNU) Pagar Nusa Wilayah Jateng HM Suyuti Gazali alias Abah Suyuti mengemukakan, tuduhan Indonesia sebagai sarang teroris tidaklah benar. Cap tersebut sekadar ulah orang luar negeri untuk memojokkan umat Islam.

''Bahwa ada umat Islam radikal, ya. Tapi tuduhan sarang teroris itu tidak pas dialamatkan kepada umat Islam di negara ini,'' tegas Abah Suyuti saat menggembleng 60 kader Pagar Nusa Cabang Kebumen, di Pesantren Al Huda Jetis, Senin sore lalu.

Menurut HM Suyuti, boleh jadi ada satu-dua orang Islam di luar Indonesia yang radikal dan termasuk dalam jaringan terorisme. Namun pihaknya sangat tidak rela atas tuduhan banyak orang Islam Indonesia menjadi teroris.

Sebab, kata dia, NU misalnya selalu menyebarkan ajaran toleransi, persatuan, dan kesatuan serta menolak kekerasan. Adapun mengenai LPSNU yang perlu dibentuk di berbagai basis NU, untuk menjaga peratuan dan kesatuan bangsa serta melindungai warga nahdliyyin.

Pagar Nusa juga ingin ikut membentengi negeri ini dari kerusakan mental dan moral, termasuk menangkal terorisme. Maka, setiap anggota Pagar Nusa diharuskan memiliki mental spiritual dan bekal kemampuan bela diri yang memadai.

Pasukan Inti

Pihaknya membantah keberadaan LPSNU hanya untuk kepentingan satu golongan dan umat. ''Pagar Nusa siap membentengi negara dan bangsa serta bekerja sama dengan TNI dan pemerintah,'' ujar kiai asal Blora itu.

Menurut Agus Widodo dari LPSNU Pagar Nusa Cabang Kebumen, pelatihan selama dua hari diikuti unsur Ansor, santri, garda bangsa, dan kader muda NN lain. Tahap awal ini diikuti 60 sebagai pasukan inti.

Namun mengingat jumlah kaum nahdliyyin di Kebumen cukup besar, personel Pagar Nusa akan ditambah secara bertahap dan lebih dikoordinasi. Apalagi dari 22 wilayah kecamatan, masih banyak kader muda NU berminat masuk Pagar Nusa.

Secara terpisah kader muda NU yang juga aktivis PKB Miftahul Ulum menyatakan, keberadaan LPSNU di tiap cabang seperti Kebumen sebenarnya lebih ditujukan untuk melindungai warga NU secara keseluruhan. Dalam arti, mulai dari warga biasa sampai elitenya wajib mereka lindungi. (B3-56c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA