| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 22 Oktober 2002 |
|
Filipina Diguncang Bom Lagi
MANILA - Dua orang dilaporkan tewas dan 15 lainnya terluka, dalam ledakan bom paling akhir di Filipina selatan, Minggu malam. Ledakan itu terjadi sehari setelah Presiden Gloria Macapagal Arroyo mengatakan, penegak hukum telah disiagakan penuh untuk melindungi masyarakat dari serangan bom. Seorang tersangka telah ditahan oleh polisi untuk ditanyai. |
Penembakan di Monash, Dua Tewas
MELBOURNE - Australia seakan tak habis didera musibah. Setelah sekitar 100 warganya tewas dalam aksi pengeboman di Bali, dua mahasiswanya tewas ditembak mati di negeri sendiri. Selain dua yang tewas itu, delapan lainnya luka-luka ketika seorang pria melepaskan tembakan senapan berburu di kampus Universitas Monash, daerah pinggiran bagian timur Melbourne, Senin kemarin. |
|
|
WHO Didesak Kendalikan Konsumsi Rokok
JENEWA - Asosiasi kedokteran yang mewakili 10 juta dokter di 117 negara, Senin kemarin mendesak pemerintah-pemerintah di berbagai negara untuk menyetujui sebuah perjanjian internasional guna mengendalikan konsumsi tembakau dan rokok. |
Polisi Amerika Ingin Kontak Penembak Gelap
WASHINGTON - Kepolisian Washington berharap mendengar dari siapa pun yang meninggalkan pesan di tempat kejadian penembakan gelap di Virginia, beberapa hari lalu. |
|
|
Arab Dukung Pendekatan Prancis
KAIRO - Pemimpin Liga Arab Amr Moussa mengatakan, Dewan Kemanan (DK) PBB tidak perlu mengeahkan resolusi baru mengenai Irak. ''Liga Arab yang memiliki 22 anggota mendukung pendekatan Prancis, karena pendekatan itu luwes,'' kata Moussa, dalam suatu wawancara sekembalinya dari Suriah. |
||