logo SUARA MERDEKA

Line
 INDEKS BERITA HARI INI Selasa, 22 Oktober 2002 
Line


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin

EKONOMI

Transaksi PKN dan PPED Rp 20 Miliar

SEMARANG-Transaksi selama Pekan Kerajinan Nasional (PKN) 2002 dan Pameran Produk Ekspor Daerah (PPED) Jateng di arena PRPP Tawang Mas cukup menggembirakan. Kegiatan yang berlangsung sejak 17 Oktober dan berakhir kemarin itu mencatat transaksi senilai Rp 20 miliar atau 150% lebih dari target sebelumnya, Rp 8 miliar.

pembatas Perlu Pendayagunaan Keunggulan Kompetitif

SEMARANG-Untuk meningkatkan kesejahteraan petani harus berani memasuki pasar bebas, sehingga perlu ada upaya meningkatkan kemampuan pendayagunaan keunggulan komparatif menjadi kompetitif. ''Dengan demikian, Jateng sebagai produsen terbesar beberapa komoditas pangan mampu

pembatas
Konsultasi Perpajakan
Saat Terutang Pajak Penjualan atas Barang-barang Mewah

PAJAK Pertambahan Nilai dikenakan sesuai dengan Pasal 4 UU No 18/ 2000 tentang perubahan kedua UU No 8/1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah antara lain mengatur ''Pajak Pertambahan Nilai dikenakan atas penyerahan barang kena pajak di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha''.

pembatas BRI Salurkan Kredit Rp 2,3 Triliun

SEMARANG-Bank BRI Kantor Wilayah Semarang hingga September 2002 telah menyalurkan kredit Rp 2,3 triliun. Dari jumlah tersebut 90% lebih disalurkan ke sektor usaha kecil menengah. ''Di wilayah Jateng sebagian besar sektor yang dibiayai adalah perikanan, perdagangan, dan pertanian,'' kata Pemimpin Wilayah, Wachyu Prijatna, di sela-sela pendidikan dan latihan bisnis serta kewirausahaan bagi pengusaha mitra binaan di Hotel Pandanaran, kemarin.

pembatas
85% BPR Ada di Jawa dan Bali

JAKARTA - BPR masih sangat diperlukan untuk melayani sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Hingga saat ini tercatat ada 2.173 BPR, itu pun 85% terkonsentrasi di Jawa dan Bali.

pembatas Banyak Wisatawan Batal ke Bali

SOLO - Jumlah wisatawan Solo yang berkunjung ke Bali turun drastis setelah peledakan bom di Pulau Dewata itu. ''Banyak yang membatalkan kunjungan karena takut,'' kata Drs Hartanto, Direktur PO Mekarsari, Solo, kemarin.

pembatas
Pengungkapan Kasus Bom Tentukan Pemulihan Ekonomi

SALATIGA-Ekonom dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga Prof Dr Hendrawan Supratikno mengingatkan kepolisian yang menangani kasus bom di Bali agar sungguh-sungguh menjalankan tugasnya. Sebab, jika mereka berhasil mengungkap siapa tersangka pelakunya, perekonomian di Tanah Air berpeluang besar untuk membaik.


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA