logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 21 Oktober 2002 Berita Utama  
Line

Gus Mus: Teror Muncul karena Ada Ketidakadilan

BOROBUDUR - KH Mustofa Bisri mengingatkan, teror muncul karena ada ketidakadilan. Indonesia dinilai tidak ada ketidakadilan kemudian dijadikan lahan untuk teror. "Kalau para pemimpin kita adil, saya jamin tidak ada lagi teror. Perlu diingat, tugas para pemimpin sebenarnya berlaku adil, tidak ada lainnya," kata pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibien, Leteh, Rembang itu.

Gus Mus mengatakan hal itu dalam rangka haul dan khataman di Pesantren Roudlatutthulab, Tempuran, Kabupaten Magelang, kemarin. Hadir dalam acara itu, Bupati Magelang Drs H Hasyim Afandi, Ketua DPRD Ir Singgih Sanyoto, Kakanwil Depag Jateng Drs HM Chabib Thoha MA, Wali Kota Magelang H Fahriyanto, dan Ketua DPRD Kota Magelang Tridjoko Minto Nugroho.

Gus Mus mengemukakan, kekerasan dengan tujuan menakut-nakuti atau teror dilakukan karena ada kebencian yang terlalu mendalam. Teror bukan hanya dilakukan kaum lemah, melainkan juga bisa kaum kuat. Contoh kaum lemah disebutkan Usamah bin Laden.

"Mungkin saja dia jengkel pada Amerika karena dianggap arogan, menguasai Dewan Keamanan PBB. Karena tak memiliki taktik perlawanan dengan cara biasa, kemudian mereka melakukan teror."

Menurut Gus Mus, tindakan Amerika baik kala di Vietnam, Irak maupun Afghanistan dikategorikan sebagai teror. Dia mengemukakan, kaum yang kuat biasanya mampu menguasai opini.

Pada bagian lain dia mengaku khawatir, nilai-nilai keindahan agama Islam bisa tertutup oleh ulah orang-orang Islam yang hanya mengambil semangatnya, tanpa mendalami ajaran agama.

Dia mengibaratkan, mereka berusaha menyembah Tuhan tetapi tangannya menyikut hamba lain. "Padahal Allah SWT tidak suka dengan kekerasan dan cinta kedamaian. Karena itu saya tak setuju terhadap tuduhan Barat, bahwa Islam di balik segala teror dunia selama ini," tandasnya.(pr-60e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Analisis | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA