logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 21 Oktober 2002 Ekonomi  
Line

Pengusaha UEA Lakukan Transaksi

SEMARANG - Kondisi keamanan nasional pascapengeboman di Bali yang masih belum menentu tidak menyurutkan niat pembeli mancanagera menghadiri Pekan Kerajinan Nasional (PKN) 2002 dan Pameran Produk Ekspor Daerah (PPED) Jateng di arena PRPP Tawang Mas.

"Bisnis adalah bisnis. Kejadian di Bali memang menjadi pertanyaan para pengusaha di negara kami. Namun, hal itu tidak berpengaruh terhadap kegiatan usaha antara pengusaha di sini dan kami," kata Mubarak Balaswad Mubarak, Director General Economic Development Department Goverment of Sharjah Uni Emirat Arab (UEA) yang menjadi ketua rombongan sekitar 12 pengusaha, Sabtu lalu.

Pada kunjungan hari kedua pada pameran Sabtu lalu, sejumlah pengusaha dari UEA itu juga melakukan transaksi dengan beberapa peserta pameran. Namun, berapa besar transaksi belum tercatat. Pasalnya, setiap stan belum melaporkan ke panitia.

"Produk kerajinan di sini sangat prospektif dipasarkan di sana. Karena itu, kami sudah melakukan beberapa kesepakatan bisnis," tambah Mubarak.

Dia menyebutkan, produk-produk yang dipamerkan dalam event tersebut sebagian besar belum pernah dijumpai di negaranya. Pihaknya akan mengambil beberapa contoh produk dan kemungkinan besar segera dilakukan kerja sama bisnis lanjutan setelah pameran.

Mebel Ukir

Mubarak mengungkapkan, produk-produk yang diminati oleh konsumen di UEA, antara lain mebel ukir-ukiran, kerajinan, serta produk makanan dan minuman. "Selain itu, kami melihat ternyata ada kerajinan lain dari pelepah pisang dan kain batik yang bisa kami impor," tuturnya.

Dia mengatakan, selama ini kerja sama antara pengusaha di UEA dan Jateng dalam berbagai bidang menghasilkan nilai transaksi sekitar 2 juta dolar AS. Dengan makin banyak jenis produk pada pameran itu, kemungkinan transaksinya akan kian besar pula.

Salah seorang pembeli dari UEA Issa Al-Mutawa mengaku tetap yakin Indonesia khususnya Jateng aman untuk berbisnis. Dia belum berencana menarik kerja sama dengan beberapa pengusaha di Jateng yang sudah dijalin sejak lama.

Ketua Panitia PKN 2002 Mardjijono optimistis target transaksi senilai Rp 8 miliar akan tercapai. Hal itu diindikasikan oleh banyak pembeli mancanegara yang datang.

"Meski pada awalnya kami ragu, setelah pelaksanaan pameran kami yakin target akan tercapai," tutur dia. (G2-53e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Analisis | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA