logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 17 Oktober 2002 Sala  
Line

500 Pil Lexotan dan 5 Ajimat Disita

  • Dua Pengedarnya Ditahan

KLATEN - Unit IPP Polres Klaten berhasil menangkap dua tersangka pengedar pil lexotan dan menyita 500 butir pil tersebut sebagai barang bukti di Ceper, Klaten, Selasa lalu (15/10) pukul 21.30. Kini, kedua tersangka mendekam di tahanan Mapolres.

Kedua tersangka itu yakni Sri Joko Purnomo (32) warga Dukuh Roworejo, Desa Sobayan, Kecamatan Pedan, Klaten dan Elia Dharma Kristiawan (30) warga Tawangsari, Catur Tunggal, Depok, Sleman yang masih berstatus sebagai mahasiswa sebuah universitas swasta di Yogyakarta.

Menurut Kasat IPP Polres Klaten, AKP Jaka Wibawa, penangkapan itu bermula dari adanya informasi dari masyarakat, ada dua pengedar pil lexotan yang baru saja mengambil barang dari Yogya.

Kemudian enam anggota Satuan IPP dipimpin Aiptu Supomo mengejarnya. Ketika tiba di depan Pabrik Gula (PG) Ceper Baru, aparat melihat kedua tersangka berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Astrea Star AB 4019 VE.

Dibuang

Dengan segera aparat berusaha menghentikan tersangka, namun mungkin karena takut, tersangka tidak berhenti. Sambil kabur, tas plastik hitam berisi pil lexotan dibuang begitu saja ke tempat yang gelap.

Aparat terus mengejar, namun karena tersangka tetap tidak mau berhenti maka dengan terpaksa aparat melepas dua kali tembakan peringatan. Akhirnya, kedua tersangka dapat ditangkap di depan SD Kurung, Ceper yang jaraknya sekitar 2 km dari pabrik gula.

''Setelah kami tangkap, kami ajak kedua tersangka menunjukkan di mana barang buktinya dibuang, akhirnya barang bukti dapat ditemukan di dekat PG Ceper Baru,'' kata Jaka Wibawa di kantornya, kemarin.

Barang bukti yang dibawa dua tersangka yang ternyata masih saudara ipar itu tersimpan dalam tas plastik warna hitam. Di dalamnya terdapat 20 tik pil lexotan dengan jumlah 500 butir, terdiri atas 15 tik warna pink sejumlah 375 butir dan lima tik lexotan warna hijau berisi 125 butir.

''Kedua tersangka sudah sering melakukan transaksi pil terlarang ini di wilayah hukum Klaten, mereka mengaku mendapatkan barang dari seseorang di Yogyakarta yang tidak diketahui tempat tinggalnya,'' kata Jaka.

Dari operasi tersebut, polisi menyita 500 butir lexotan, motor Astrea Star AB 4019 VE dan STNK, SIM C atas nama kedua tersangka, uang tunai masing-masing Rp 173.600 dan Rp 241.000, kartu mahasiswa, surat bukti kredit di Pegadaian Cabang Tugu Kulon Yogya dan lima macam ajimat.

''Untuk proses lebih lanjut tersangka dan barang buktinya langsung kami serahkan kepada Satuan Reserse,'' ucapnya.(F5-14)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA