logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 16 Oktober 2002 Sala & sekitarnya  
Line

Plasa Purwosari Dibiarkan Mangkrak

SONDAKAN- Plasa Purwosari mangkrak bertahun-tahun akibat dibakar massa pada kerusuhan Mei 1998. Tidak jelasnya akan direvitalisasi atau tidak, menimbulkan permasalahan.

Seperti telah diberitakan, salah seorang anggota Komisi C mengimbau Pemkot agar kawasan strategis tersebut segera dibenahi.

Terbengkalainya bangunan Purwosari juga dikeluhkan oleh Kelurahan Sondakan. Seperti penuturan Lurah Sondakan Suwoto SH, selain memperkumuh kesan kota karena letaknya yang berada di tengah kota, ia mengeluhkan sulitnya pemberian Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPT) kepada pemilik los.

Menurutnya, dalam SPT yang tertera hanya nama dan alamat los di kompleks pertokoan Purwosari sehingga mempersulit pemberian SPT kepada subjek pajak.

''Ada sekitar 75 SPT yang sejak Purwosari terbakar tidak pernah tersampaikan SPT-nya hingga tidak ada pajak masuk dari sana,'' ujarnya kepada Suara Merdeka, Selasa kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan pihak pemilik Purwosari, PT Batik Keris atau PT PSP juga tidak membantu pemberian SPT dan berkesan tidak mau tahu.

Suwoto mengaku dirinya tahu pemilik Purwosari ketika ada pembongkaran paving block di depan Purwosari yang mengatasnamakan PT Batik Keris atau PT PSP.

Pihaknya juga pernah meminta kepada Kecamatan Laweyan untuk menindak Purwosari Plasa.

''Kami pernah melakukan koordinasi dengan KPPBB dan Dipenda Surakarta untuk memanggil PT PSP terkait masalah pajak, namun juga tidak ditanggapi oleh pengelolanya,'' ujarnya.

Jumlah PBB yang belum terbayar oleh pemilik kompleks pertokoan Purwosari per tahunnya, menurut Suwoto adalah Rp 3,56 juta. Dan ia meminta instansi terkait untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Sementara itu diperoleh keterangan dari Kepala Dinas Tata Kota Ir Masrin Hadi yang didampingi oleh Kasubdin Tata Ruang Ir Budi Yulistianto dan Kasi Tata Bangunan Y Muchson BE.

Ia menyatakan pihaknya tidak tahu persis bagaimana status tanah kompleks pertokoan itu. ''Kami tidak tahu status tanah kompleks Purwosari namun jika tanah tersebut masih milik Pemkot, sebaiknya Pemkot segera merevitalisasinya sehingga ada pemasukan terhadap Pemkot. Semakin cepat direvitalisasi, makin baik,''ujarnya.

Mengenai usaha untuk membenahi bangunan juga pernah diupayakan. Hal itu dilakukan dengan teguran dan pemanggilan kepada beberapa pemilik bangunan sisa kebakaran di Solo, termasuk pihak PT Batik Keris sekitar dua tahun silam.

Namun, oleh Pak Kunto (pemilik PT Batik Keris) dijawab belum bisa dilakukannya. ''Kita tawarkan mereka untuk merevitalisasi dan kita berikan kemudahan perizinan,'' ujarnya.(ev-51)

Pemilik SPT Kompleks Pertokoan Purwosari

1.Priyo Cahyono los F6

2.Toko Mas Matahari los F7

3.Jong Hwie Tjien los F8

4.Tedy Suryo Saputro los F9

5.Irawan Pribadi los 10

6.Giyanto los E7

7.Ny Subandono los C1

8.Lembaga Pendidikan IMKA los C2

9. H Mudi Hermanto los C7

10.CV Centre Point los C3

11.Tony Harianto los C8

12.Ny Hardiyanto los

13.Sulaiman Tejo S los C4

14. Mega Komputer los C5

15. Data Sarana los C6

16. Lembaga Pendidikan IMKA los C15- C18

17. Sri Supanti los C19

18. Ani Sri Sutarni los B14

19. Willy Suhendro los C20

20. Bambang Suhendro los C14

21. H Muhtadi los C21

22. Tjong Pie Lan los C22

23. Lembaga Pendidikan IMKA los C12

24. Abd Aziz Alkatiri los C11

25. Neni Dewi Kurniasih los C23

26. Ang Hee Ling los C10

27. Tarti Suyatno

28. Ny S Sardjono los B16

29. Mickey Mouse/Lie Ay Men

30. Toko Sri Rejeki los D11

31. Dewi Indarti los D12

32. Lembaga Pendidikan IMKA los D20

33. Ginza/ Ny Dani Setyawan los D19

34. Alkana los D18

35. Lembaga Pendidikan IMKA los D17

36. Harjo Supadmo S los D16

37. Eko Pranono los D15

38. Setyo Mulyono los D14

39. T Haris Prasetyo los E 12

40. Infotex los E11

41. Wida Tour los E10

42. Kantor Pos los E9

43. IMKA los F11

44. Metro los F15

45. IMKA los F16

46. IMKA

47. Ong Bun Kie

48. Hong Ing

49. Shahwir

50. Batik Keris los A12

51. Handiyanto Joko Saputro los A12

52. Accesories los A11

53. MSE

54. Toko Mas Tugu Mas los A7

55. Shangrila los A8

56. Ny Siswo Sunarto los A19

57. Toko Mas Payung los A6

58. Jamu Akar Sari los A5

59. Ir Sudiono los A20

60. SDSB/Ding Dong

61. Lippo Bank los A1-3

62. Wida Tour los B5 dan A21

63. Lloyd Ind los B1

64. Agusman los B9

65. Happy Cassete Center los B10

66. Rembulan Collection los B11

67. DHL

68. Infes Computer/IMKA

69. Toko Sekar Widuri los B12

70. IMKA los B5-B6

71. Budi herlambang los F1

72. General Computer los F2

73. Ir. Resmono Besari los F3

74. Aquaria los F4

75. Budi Suharyono (ev-51)

Sumber : Kelurahan Sondakan, 2002.


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA