
| Rabu, 16 Oktober 2002 | Sala & sekitarnya |
Penambang Pasir Temukan Peluru BedilWONOGIRI- Warga masyarakat yang bermukim di dekat Jembatan Nguter lama di perbatasan Kecamatan Selogiri (Kabupaten Wonogiri), Kecamatan Nguter (Kabupaten Sukoharjo), gempar setelah mendengar kabar ada penambang pasir menemukan peluru bedil. Namun Polres Wonogiri menyatakan belum mendapat laporan. Sebab, ketika melacak ke lapangan ternyata lokasi penemuan peluru berada di Kecamatan Nguter, Kabupaten Suoharjo. Penambang pasir yang menemukan peluru itu bernama Giyo dari Desa Ngepos. Saat menambang pasir di dekat Jembatan Nguter lama, Kecamatan Nguter Senin (14/10) sore menemukan dua peluru. Kedua peluru itu terciduk ketika dia mengeduk pasir dari dasar Bengawan Solo. Penemuan dua peluru aktif itu segera dia beritahukan ke sesama penambang pasir dan warga di sekitar jembatan. Selanjutnya hal itu dilaporkan ke polisi, yang segera mengamankan kedua peluru. Warga menyatakan besar kemungkinan peluru itu amunisi bedil kuno milik penjajah. Pada masa perang kemerdekaan, sekitar tahun 1942, pernah ada tank penjajah terperosok ke bawah jembatan itu. Diduga peluru temuan Giyo itu bagian dari perbekalan amunisi milik penjajah yang tenggelam ke dasar sungai ketika tanknya terjerumus. (P27-70g) |