
| Rabu, 16 Oktober 2002 | Sala & sekitarnya |
Jangan Ada Perselingkuhan
KARANGASEM - Ibarat sebuah keluarga, hubungan Wali Kota dengan wakilnya bagaikan suami-istri. Karena itu agar kehidupan ''rumah tangga'' itu tetap harmonis diharapkan tidak ada perselingkuhan di antara keduanya. Harapan itu disampaikan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), kemarin menyikapi betapa buruk hubungan antara keduanya selama ini. Dalam pendapat akhir DPRD Kota Surakarta terhadap perubahan APBD Kota Surakarta tahun 2002, kemarin malam, Fraksi PAN menyoroti fenomena itu. Sejak dulu hingga sekarang hubungan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota belum ada perubahan atau peningkatan. Dalam perkembangannya berkesan yang satu berjalan ke utara yang satu ke selatan. Saling Membantu Mestinya sebagai ''suami-istri'' mereka berdua harus saling membantu dalam membina keluarga, tidak malah saling mengutarakan kelemahan masing-masing, apalagi malah berselingkuh. Kesan saling ingin mendahului atau menonjolkan diri untuk lebih populer diharap tidak ada di antara keduanya. Sebagai jalan keluar, keduanya diimbau saling introspeksi demi kebaikan dan kemajuan Kota Surakarta, di atas kepentingan pribadi atau golongan sesuai dengan aturan dan perundangan yang ada. ''Keduanya harus ingat, mereka berawal berdua dalam pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Mereka jga dan mengatakan akan bersama-sama untuk membangun dan memajukan Kota Surakarta,'' ujar Eriadi Dodi P SE jurubicara FPAN malam itu saat membacakan pendapat fraksinya.(wk-51e) |