
| Rabu, 16 Oktober 2002 | Olahraga |
Konero Humpy, Grand Master Wanita TermudaDUNIA catur selalu saja dihiasi pemain-pemain berkarisma seperti Bobby Fisher, Anatoly Karpov, dan Garry Kasparov. Pecatur-pecatur yang meraih gelar dan prestasi secara spektakuler seperti mereka akan menjadi perbincangan pencinta catur sejagad. Saat ini, yang menjadi perbincangan adalah Konero Humpy. Dia adalah gadis India yang baru saja mencatat prestasi hebat. Di pertengahan September lalu, dia berhasil meraih gelar grand master (GM) untuk kelompok pria pada usia 15 tahun, 1 bulan, dan 17 hari. Raihan Humpy ini menumbangkan rekor lama yang selama ini dipegang pecatur putri Hongaria, Judith Polgar. Polgar tercatat meraih gelar tertinggi catur GM pria, pada usia 15 tahun 4 bulan dan 28 hari. Itu berarti Humph 3 bulan lebih muda dibandingkan dengan Polgar saat gelar GM mulai disandangnya. Namanya kini bertengger di urutan tujuh, dari sembilan genius dalam dunia catur. Bila jenis kelamin dikesampingkan, pemegang rekor termuda diraih pecatur Ukraina Sergey Karjakin. Dia meraih gelar GM pada usia 12 tahun, disusul pecatur Cina Bu Xiang Shi (13 tahun), Timour Rajabof (Azerbaijan), Ruslan Ponomariov (Ukraina), Etienne Bacrot (Prancis), dan Peter Leko (Hungaria) yang masing-masing meraihnya pada usia 14 tahun. Baru kemudian Humpy, Judith Polgar, dan Bobby Fischer yang mendapatkan gelar GM saat berusia 15 tahun. Humpy, pecatur wanita kesembilan yang meraih gelar grand master pria dan berhak bermain di kelompok pria. Hanya Delapan Selama ini hanya delapan wanita perkasa penyandang gelar GM pria, yaitu Nona Gaprindasvili (Georgia) yang meraihnya pada 1978, Maya Chiburdanidze (Georgia) 1984, Susan Polgar dan Judith Polgar (Hungaria) 1991, Pia Cramning (Swedia) 1992, Xie Jun (Cina, 1994), dan Zhu Chen (Cina, 2002) serta Antoaneta Stefanova (Bulgaria) yang merebutnya pada 2001. Saat-saat bersejarah datang tanggal 10 September 2002, saat gadis kelahiran Andra Pradesh 31 Maret 1987 ditargetkan cukup bermain imbang melawan pecatur Hongaria MI Peter Luckas pada babak akhir turnamen Elekes Memorial Grand Muster di Hungaria. Dengan hasil remis cepat 12 langkah, dia meraih norma GM kali ketiga, yang secara otomatis menjadi GM penuh untuk kelompok pria. Dalam turnamen sembilan babak untuk pecatur pria itu, dia berada di urutan pertama dengan nilai 7. Norma GM pertamanya diraih saat dia berusia 14 tahun, 84 hari pada turnamen berkategori VII di Hungaria tahun 2001. Disusul norma GM II pada tahun yang sama dalam turnamen grand master di Beograd (Yugoslavia) pada usia 14 tahun, 213 hari. Dia melengkapi norma GM III-nya di Hongaria saat usianya 15 tahun, 1 bulan, dan 27 hari. Dia pernah menjadi juara dunia kelompok usia (KU) 10 tahun pada 1997, juara dunia (KU 12 tahun) 1998, juara dunia (KU 14 tahun) 2001, dan juara dunia junior 2001. Dia dilatih Koneru Ashok yang tak lain ayah sendiri. Berikut adalah partai kemenangannya saat melawan Yelena Dembo pada turnamen di Hungaria. Hasil itu membuat dirinya meraih norma GM pertamanya. Putih : Yelena Dembo Hitam : Koneru Humpy Pembelaan : Skandinavia (Gambit) 1. e2 - e4 d7 - d5 2. e4 x d5 Kg8 - f6 3. c2 - c4 e7 - e6 Lanjutan normal ialah 3. .... c6, 4. d4 cxd5, 5. Kc3 beralih ke varian Panov-Botwinik dari pembelaan Karo-Kann. Langkah teks merupakan suatu gambit yang dewasa ini diperkenalkan oleh master-master muda Islandia. 4. d5 x e6 Gc8 x e6 Hitam memperoleh perkembangan yang leluasa untuk bidaknya, namun kedudukan putih tidak memiliki kelemahan yang berarti. Meskipun demikian, hitam dapat melancarkan serangan balasan yang tidak boleh diremehkan. 5. d2 - d4 Gf8 - b4(+) 6. Gc1 - d2 Md8 - e7 Membela gajah di b4 sambil memasang perangkap 7. Ma4 (+)? Gd7(+) hitam merebut menteri putih. 7. Gd2 x b4 Jika 7. Me2 Kc6, 8. d5 Kd4! memuaskan hitam. Demikian pula 8. Kf3 Gxd2(+), 9. Kbxd2 Kb4, 10. Kb3 Gf5, 11. Mxe7(+), Rxe7, 12. Bc1 Ka2 baik bagi hitam. 7. .... Me7 x b4(+) 8. Kb1 - d2 Kb8 - c6 9. Kg1 - f3 Timbul pertanyaan bagaimana jika putih mencoba menangkap satu perwira dengan 9. d5. Dalam hal ini raja putih di tengah papan akan mengalami serangan hitam yang dahsyat. Yaitu 9. d5 0-0, 10. dxc6 (atau dxe6 Ke4, 11. Kgf3 Ke5, 12. a3 Mxb2) 10. .... Ke4, 11. cxb7(+) Rb8, 12 Kgf3 Kxd2, 13. Kxd2 Bhe8, 14. Ge2 Gxc4 9. .... 0-0 10. d4 - d5 Ge6 - G4 11. Gf1 - e2 gg4 x f3 12. Ge2 x f3 Bh8 - e8(+) Putih terpaksa melepaskan haknya untuk rokade, karena 13. Ge2 Kd4 segera runtuh. 13. Re1 - f1 Kc6 - d4 14. Md1 - c1 Kd4 x f3 15. Kd2 x f3 Be8 - e4 16. b2 - b3 Bd8 - e8 Hitam mengancam 17. .... Kg4 yang dicegah putih dengan langkah berikutnya. Bahaya tampak nyata jika ancaman itu diabaikan 17. g3 Be2, 18. Rg1 Mc5, 19. Mf1 - Kg4 dan bidak f2 jatuh dengan konsekuensi yang parah. 17. h2 - h3 Kf6 - b5 18. g2 - g3 Kh5 x g3 (+)! (Lihat diagram) Pengorbanan kuda cantik yang merobek pertahanan bidak-bidak dari raja putih. Langkah lain yang memberikan kesempatan kepada putih untuk mengonsolidasikan diri. 19. f2 x g3 Be4 - e3 20. Kf3 - g1 Mb4 - d6! Hitam secara cerdik mengalihkan buah perwiranya yang paling perkasa ke sayap raja untuk memberikan pukulan mautnya. 21. Bh1 - h2 Be3 x g3 22. Mc1 - b2 Md6 - g6 23. Rf1 - f2 Be8 - e3 24. Kg1 - e2 Bg3 - f3 (+) Kekeliruan kecil hitam yang tidak memengaruhi hasil permainan sebenarnya 24. ... Mf5+ 25. Re1 Bg1+ 26. Rd2 Md3 mat segera selesai. 25. Rf2 - e1 Mg6 - g1 26. Re1 - d2 Mg1 x h2 27. Ma1 - e1 Mh2 - f2 Putih menyerah. (MN Jumadi-22t) |