
| Rabu, 16 Oktober 2002 | Olahraga |
Hughes: Waktu yang Tepat Kalahkan ItaliaCARDIFF - Mark Hughes simpati terhadap nasib Giovanni Trapattoni yang dalam tekanan, Selasa, tetapi mengingatkan pelatih Italia itu bahwa tim Wales yang diasuhnya berada dalam semangat tinggi yang akan menjadi mimpi buruk lawan di kualifikasi Euro 2004 Rabu (Kamis dini hari nanti). Usai tersingkir pada putaran kedua Piala Dunia Juni lalu, tekanan pada Trapattoni makin meningkat menyusul start buruk Italia pada kualifikasi Euro 2004. Ada sejumlah tuntutan pengunduran diri pada Trapattoni setelah imbang 1-1 melawan tamunya Yugoslavia dan pers Italia meyakini Trapattoni akan dipecat jika gagal di Stadion Millenium Wales. "Bukan hak saya untuk berspekulasi siapa yang akan menggantikannya, meski saya bersimpati terhadap Trapattoni, sebab dia tampaknya mendapat banyak kritik yang tidak adil," kata Hughes di markas latihan Wales dekat Cardiff. Hughes mendengar bahwa para pemain Italia menyokong Trapattoni. "Namun kini waktu yang tepat menghadapi mereka, sebab kepercayaan diri kami meninggi dan mereka baru saja mendapat sebuah kesulitan dan tuntutan fisik pertandingan pada lapangan yang buruk beberapa hari lalu." "Saya berpikir (pertandingan melawan Yugoslavia) telah memberi pengaruh secara fisik." "Mungkin ada bahaya dari Italia, tetapi para pemain saya menyadari mereka menantang tim terbaik di dunia." Anda akan membuat reputasi pada pertandingan seperti ini...Kami tidak sabar untuk memulainya." Pertahankan Kehormatan Striker Italia Alessandro Del Piero menegaskan, dia dan rekan setimnya menyokong Trapattoni dan berupaya meringankan pelatih itu dari tekanan media dan suporter. "Kami memiliki sebuah rapor bagus dengan pelatih kami," kata Del Piero pada koran Western Mail. "Kami datang ke Cardiff untuk mempertahankan kehormatan sepakbola kami...untuk melakukan pertandingan hebat, tidak hanya bagi pelatih, tetapi juga bagi setiap orang Italia." Hughes membawa timnya tidak terkalahkan enam pertandingan dalam 12 bulan terakhir, termasuk sebuah kemenangan dalam pertandingan persahabatan atas finalis Piala Dunia Jerman 1-0, dan 2-0 bulan lalu atas Finlandia saat membuat start bagus pada kualifikasi Euro 2004 Grup 9. Italia menaklukkan Azerbaijan 2-0 pada pertandingan pertama dan hanya mendapat satu poin saat melawan Yugoslavia, kini memimpin grup empat dengan empat poin dari dua pertandingan. Wales tiga dari satu pertandingan. Antusiasme hasil sukses Wales di bawah asuhan Hughes membuat tempat duduk 71.000 buah di Stadion Millenium bakal terjual habis pada Rabu. Untuk menambahkan nasib baik, John Charles, mantan striker Juventus yang bermain untuk Wales pada Piala Dunia 42 tahun lalu, akan diperkenalkan pada penonton sebelum bola ditendang. Wales: 1-Paul Jones; 2-Mark Delaney, 4-Andy Melville, 5-Danny Gabbidon, 3-Gary Speed; 10-Simon Davies, 7-Robbie Savage, 8-Andy Johnson, 6-Mark Pembridge, 11-Ryan Giggs; 9-John Hartson. Italia: Gianluigi Buffon; Christian Panucci, Alessandro Nesta, Fabio Cannavaro, Luciano Zauri; Gennaro Gattuso, Luigi Di Biagio, Massimo Ambrosini; Andrea Pirlo; Vincenzo Montella, Alessandro Del Piero. Wasit: Gilles Veissiere (Prancis). (rtr,A4-57t) |