
| Rabu, 16 Oktober 2002 | Olahraga |
KONI Pusat Kurang Lakukan Pembinaan
JAKARTA-Tokoh-tokoh olahraga meminta KONI Pusat tidak cuci tangan atas kegagalan kontingen Indonesia di Asian Games XIV di Busan, Korea Selatan, dengan hanya meraih empat medali emas, tujuh perak, dan 12 perunggu. "Keterangan pers yang disampaikan Rudolf Warouw di Busan menunjukkan KONI Pusat mengalihkan perhatian masyarakat atas kegagalan Indonesia dengan menyalahkan induk-induk organisasi olahraga bersangkutan," kata Sekjen PB Persetasi AS Mizar Adam di Jakarta, Selasa kemarin. Menurut dia, apa pun yang dihasilkan kontingen Indonesia di Busan adalah tanggung jawab penuh dari Ketua Umum KONI Pusat yang dinilai kurang melakukan pembinaan. "Pembinaan yang dilakukan KONI Pusat hanya tertuju pada kejuaraan-kejuaraan tertentu, seperti Asian Games, SEA Games, dan Olimpiade saja. Untuk acara-acara lain KONI Pusat jarang ikut campur," katanya. Ketua Dewan Kehormatan PB PHSI, Rajkumar Singh, sependapat bahwa tanggung jawab kegagalan itu bukan berada di pundak Rudolf Warouw, melainkan pada Wismoyo Arismunandar selaku Ketua Umum KONI Pusat. Rombongan Datang Kontingen Indonesia yang dipimpin Ketua Umum KONI Pusat Wismoyo Arismunandar Selasa kemarin tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, dengan pesawat Korea Air Line nomor KE 627. Rombongan yang keluar dari terminal II Bandara Soekarno Hatta itu diperkirakan berjumlah 70 orang yang merupakan atlet dari cabang panahan, bulutangkis, atletik, tinju, balap sepeda, dan loncat indah. Beberapa atlet ketika ditanya mengakui, pengurus KONI Pusat yang bersama dengan mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta sebenarnya cukup banyak, termasuk Ketua Umum Wismoyo Arismunandar. Beberapa wartawan langsung menyerbu terminal I tempat ruang VIP berada. Ternyata memang benar di sana ada Ketua Umum KONI Pusat Wismoyo Arismunandar, Wakil Ketua Arie Sudewo, Ketua Bidang Perencanaan dan Anggaran Togi Hutagaol, serta Ketua Bidang Luar Negeri Indra Karta Sasmita. Ketika Wismoyo keluar dari ruangan VIP, dia langsung diserbu wartawan. Namun dia tidak ingin mengomentari masalah kegagalan Indonesia mengikuti Asian Games di Busan, Korea Selatan, yang hanya memperoleh 4 emas, 7 perak, dan 12 perunggu itu. Dirinya akan memberikan keterangan pers secara resmi, Rabu ini, bersamaan dengan penyambutan rombongan kedua datang dari Busan. ''Nanti saja, saya tidak ingin komentar sekarang," kata Wismoyo Arismunandar, yang diikuti para pengurus lainnya, termasuk Arie Sudewo.(ant-22t) |