logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 16 Oktober 2002 Berita Utama  
Line

Negara Donor Tak Hentikan Bantuan

JAKARTA - Meski masalah terorisme akan menjadi bahasan utama dalam pertemuan Consultative Group on Indonesia (CGI) di Yogyakarta pada 28-29 Oktober, tapi negara donor diperkirakan tidak akan menghentikan bantuan kepada Indonesia. Hal itu dikemukakan pengamat ekonomi dari CIDES Umar Juoro, di Jakarta, Selasa kemarin.

Menurutnya, pemerintah Indonesia akan mendapat tuntutan sulit dari negara donor untuk mengungkap motif, menangkap pelaku, serta proses peradilan dalam tregedi Bali. ''Selain itu, negara donor juga akan menuntut adanya jaminan keamanan, terutama terhadap pabrik, instalasi ekonomi, pusat-pusat kegiatan ekonomi yang menjadi kepentingan kreditur,'' katanya.

Sehubungan dengan tragedi Bali, kata Juoro, diperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2003 hanya akan naik sekitar 2,5 persen. ''Paling tinggi ekonomi akan tumbub 3 persen,'' katanya seraya menambahkan, bahwa tragedi Bali membuat masyarakat khawatir dan menekan sektor konsumsi yang menjadi penggerak ekonomi.

Pertumbuhan konsumsi yang sangat tinggi, sekitar 6-7 persen, menurut dia, akan turun menjadi 3-4 persen pada tahun mendatang. ''Kecuali pemerintah mengambil tindakan drastis, yaitu dengan menciptakan jaminan keamanan dan kepercayaan,'' ujarnya.

Dalam kaitannya dengan nilai tukar rupiah, Juoro memperkirakan nilai tukar dolar AS tidak akan menembus Rp 10.000. Meskipun demikian, tambahnya, berdasarkan tren yang terlihat, diperkirakan rupiah akan tertekan hingga Rp 9.500 per dolar AS.

Ia menyarankan kepada BI tidak memaksakan rupiah kembali ke tingkat sebelum pengeboman.(tri-29)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA